Categories: DagangTerkini

Produk Kerajinan Tiga Perusahaan di Yogyakarta Tembus Pasar Eropa dan Amerika

Advertisements

YOGYAKARTA – Ekspor produk kerajinan dilepas Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Ekspor tersebut berasal dari empat perusahaan kerajinan binaan yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Pelepasan ekspor ini merupakan hasil dari program peningkatan daya saing IKM untuk penetrasi pasar ekspor yaitu pendampingan dan fasilitasi Pameran Ambiente di Jerman,” kata Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Ditjen IKMA Kemenperin, E Ratna Utarianingrum di sela pelepasan ekspor di Yogyakarta, Selasa (12/10/2021).

Empat perusahaan atau IKM binaan Kemenperin khususnya untuk dekorasi rumah, yaitu PT Harmoni Jaya Kreasi, CV Industri Classical Variasi, CV Palemcraft Jogja, dan CV Pandanus Internusa.

Keempat perusahaan tersebut merupakan IKM yang sudah mendapat fasilitasi kepesertaan dari Kemenperin pada pameran Ambiente di Frankfurt Jerman, sebuah pameran internasional untuk produk kerajinan dekorasi rumah, guna perluasan akses pasar IKM agar mendapatkan pembeli asing dari berbagai negara.

Ratna mengatakan, Ditjen IKMA Kemenperin secara rutin berpartisipasi pada Pameran Ambiente sejak 2008, kecuali tahun 2021 karena ada pandemi global.

“Rahun 2022, Ditjen IKMA Kemenperin berencana untuk berpartisipasi kembali bersama enam IKM kerajinan home décor. Ini merupakan kepesertaan yang ke-13 kalinya,” papar Ratna.

Ekspor produk kerajinan kali ini, lanjut Ratna, akan memberangkatkan 28 kontainer 40 feet senilai lebih kurang 610 ribu dolar AS atau sekitar Rp8,7 miliar, dengan negara tujuan Jerman, Spanyol, Amerika, dan United Kingdom.Namun, karena kendala kelangkaan kontainer dan jadwal kapal yang terjadi secara global, pada hari ini hanya diberangkatkan satu kontainer dan untuk kontainer-kontainer lain akan diberangkatkan hari-hari selanjutnya pada minggu ini.

Plt Direktur Jenderal (Dirjen) IKMA Kemenperin Reni Yanita mengatakan, Kemenperin terus mendukung peningkatan daya saing IKM untuk penetrasi ke pasar ekspor. Salah satunya melalui promosi produk kerajinan nasional dengan fasilitasi kepesertaan IKM kerajinan pada Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman.

Perusahaan yang mendapatkan fasilitas kepesertaan ini mampu meningkatkan kinerja ekspornya dan berkesempatan memiliki pasar yang lebih luas dengan menggaet konsumen dari berbagai negara. Ini dibuktikan dari empat IKM kerajinan yang akan melakukan ekspor.

“Ini menunjukkan IKM kita memiliki daya saing cukup tinggi di pasar global. Selain itu, juga memberikan harapan baik bagi kita semua, bahwa IKM tetap bisa bertahan di masa pandemi yang berat ini, bahkan terus berkembang hingga dapat melakukan ekspor,” tegas Reni.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Platform Wajib Bertanggung Jawab Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak Jadi Gerakan Global

JAKARTA - Selama ini, upaya menciptakan ruang digital ramah anak lebih ditekankan pada peningkatan literasi.…

21 jam ago

Indonesia Insurance Summit 2026, Industri Asuransi Perkuat Resiliensi, Kepercayaan, dan Inovasi

YOGYAKARTA - Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama seluruh asosiasi perasuransian nasional kembali menyelenggarakan Indonesia Insurance…

1 hari ago

Gunakan Skema Ponzi, “Malinda Dee” Purwokerto Manfaatkan Kedekatan dengan Nasabah

Purwokerto - Masyarakat Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terguncang oleh ulah penipuan seorang mantan…

1 hari ago

Upaya Turunkan Emisi, PT KAI Susun Strategi Net Zero Emmision 2060

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyusun Strategi Net Zero Emission PT KAI. Ini…

2 hari ago

Generasi Muda Diingatkan Dirut BTN Akan Bahaya Fomo dan Judol

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengajak para generasi muda, terutama mahasiswa untuk…

2 hari ago

DPLK Syariah Muamalat Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Investasi Pensiun

JAKARTA - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat, dana pensiun syariah pertama di Indonesia…

2 hari ago