Categories: Edukasi

SK Pengangkatan Menteri Agama Diserahkan 20 CPNS Baru UIN Syarif Hidayatullah

Advertisements

JAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menerima 20 calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ke-20 CPNS tersebut baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan penetapan dari Menteri Agama.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Amany Lubis secara simbolis menyerahkan SK CPNS kepada dua CPNS di Gedung Auditorium Harun Nasurion, Jumat (01/04/2022). Hadir dalam acara tersebut, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Ahmad Rodoni, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Arief Subhan, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Jaenudin, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Juanda Naim, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Rojikin, para dekan, Kepala Bagian Kepegawaian Azizah, Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Muhammad Noor, serta Kepala Bagian Keuangan Ummu Baroat.

Ke-20 CPNS yang menerima SK, terdiri atas 14 tenaga dosen dan enam tenaga kependidikan. Mereka merupakan hasil seleksi pada penerimaan CPNS Kementerian Agama tahun anggaran 2021.

Rektor Amany Lubis mengucapkan selamat pada para CPNS yang diterima di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sesuai tempat tugas masing-masing. Ia meminta agar para CPNS bisa melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya sebagai abdi negara dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Di mana pun bertugas harus tetap mematuhi segala peraturan yang berlaku, berdisiplin, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” pesan rektor.

Rektor menambahkan, CPNS merupakan calon pemimpin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada masa mendatang. Karena itu, ia berharap mereka harus menjadi teladan dan bersikap jujur bekerja. Selain itu, juga mengedepankan akuntabilitas, transparansi, dan tidak boleh melakukan perbuatan yang melanggar aturan negara maupun agama.

“Tidak boleh ada suap menyuap dan tidak boleh tergoda dengan apa pun selama bekerja,” tegasnya.

Seusai penyerahan SK, para CPNS diminta menyuarakan dan memeragakan semboyan lima budaya kerja Kementerian Agama, yakni Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Kelima budaya kerja tersebut merupakan prinsip yang harus dipegang teguh para abdi negara, khususnya di lingkungan Kementerian Agama.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

2 jam ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

3 jam ago

Bangun Optimisme, BPKH dan Bank Muamalat  Gelar Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…

3 jam ago

Bareng PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

JAKARTA - Bersama PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum…

3 jam ago

Lewat Penguatan Ekosistem Layanan Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji Dorong Pertumbuhan Bisnis Bank Muamalat

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat sinergi strategis dengan Bank Muamalat Indonesia…

3 jam ago

Terungkap Fakta Baru, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

PURWOKERTO - Mengejutkan! Sejumlah fakta baru terungkap dalam perkembangan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan…

16 jam ago