Pabrik pengolahan sawit di tengah perkebunan sawit.
JAKARTA – Pemilik saham dari PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) boleh bernafas lega. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan Jumat (27/5/2022), semua sepakat untuk membagikan dividen sekitar 30,6 % dari laba bersih tahun buku 2021. Artinya, SGRO bakal membagikan total dividen sebesar Rp 245,5 miliar.
Head of Investor Relation Sampoerna Agro Stefanus Darmagiri mengatakan, salah satu hasil agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan adalah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 135 per saham.
“Total dividen yang dibagikan adalah sebesar Rp 245,5 miliar, atau sekitar 30,6 % dari Laba Bersih 2021,” kata Stefanus, Jumat (27/5).
Sepanjang tahun 2021, SGRO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 802,08 miliar. Sebelumnya, perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan sawit dan pengolahannya ini mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 201,42 miliar pada tahun 2020.
Laba bersih SGRO pada tahun 2021 ditopang kenaikan pejualan yang tumbuh hingga 49,11% year on year (yoy) menjadi Rp 5,22 triliun dari sebelumnya Rp 350 triliun di 2020. Penjualan SGRO pada tahun lalu mayoritas dari produk kelapa sawit senilai Rp 5,04 triliun atau tumbuh 49,35% yoy.
Sementara penjualan lain dari produk bibit, tepung sagu, jasa analisis, dan listrik senilai Rp 181,51 miliar yang juga mencatatkan peningkatan hingga 42,63% yoy dari sebelumnya Rp 127,63 miliar. (tim redaksi)
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU)…
PURWOKERTO — Drama kasus penipuan investasi bodong yang menghebohkan warga Purwokerto akan segera selesai. Nurma…
JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berhasil meraih penghargaan dalam 27th Infobank…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN)…
YOGYAKARTA - Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan pembiayaan consumer sebesar 54,63% secara year…