Categories: Edukasi

Kreasikan Sus Singkong, Olahan Kekinian yang Disukai Anak Muda

Advertisements

YOGYAKARTA – Singkong (Manihot Esculenta) atau biasa dinamai ubi kayu merupakan hasil bumi yang dikenal masyarakat Indonesia. Seperti diketahui, umbi singkong merupakan sumber karbohidrat. Adapun daunnya, banyak diolah menjadi sayur. Bahkan, sebagian masyarakat Indonesia memanfaatkan sebagai makanan pokok.

Masyarakat mengolah umbi singkong dengan cara direbus, digoreng, atau dibuat tape. Ini jamak terjadi di masyarakat luas.

Berbeda dengan yang dilakukan para mahasiswa dari Prodi Sarjana Terapan Tata Boga Kampus Wates Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini. Mereka mengkreasikan singkong untuk diolah menjadi makanan kekinian yang akrab di lidah kawula muda.

Nurhuda Ihram Faihan mengolah ubi kayu ini menjadi kue sus dengan tampilan milenial yang tidak memalukan untuk tersaji di kedai kopi masa kini.

Menurut pria kelahiran Sleman, 28 Januari 2001 ini, pilihannya membuat kue sus dari tepung singkong karena tepung singkong memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Di antaranya, sebagai sumber energi yang baik, membantu menjaga dan meningkatkan sistem imunitas tubuh, memperlancar pencernaan, mempercepat regenerasi sel, mencegah penuaan dini, serta baik sebagai menu diet sehat.

“Tepung singkong memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah didapat dan belum banyak dimodifikasi,” kata Nurhuda, Kamis (9/6/2022).

Menurut Nurhuda, dengan memodifikasi kue sus menggunakan tepung singkong, ia berharap tepung singkong lebih dikenal secara luas di masyarakat. Selama ini, pamor tepung singkong kalah pamor dengan tepung terigu.

“Penggunaan tepung singkong ini bisa terkenal luas ke masyarakat dan bisa mensejahterakan para petani singkong khususnya di wilayah Yogyakarta,” tegasnya.

Warga Surokerten, Selomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman ini tidak segan berbagi ilmu dalam membuat sus dari tepung singkong ini. “Terbagi menjadi dua jenis, yaitu membuatan kulit dan isi vla-nya” kata Nurhuda.

Menurut Nurhuda, ia menggunakan 30% substitusi tepung singkong pada olahannya tersebut, sehingga sus singkong memiliki tekstur lembut, berongga, dan ringan dengan bentuk yang unik dan bertopping buah yang mengundang selera.

Koordinator Prodi Sarjana Terapan Tata Boga UNY Kampus Wates Prihastuti Ekawatiningsih, M.Pd mengatakan, karya mahasiswa berupa sus singkong tersebut dalam rangka mengangkat potensi bahan makanan khas Kulonprogo di kancah nasional, sehingga dikenal luas.

“Karena inovasi terhadap produk bahan pangan lokal masih kurang, sehingga produk yang dihasilkan belum diminati,” kata Prihastuti.

Karena itu, lanjut Prihastuti, Prodi Sarjana Terapan Tata Boga Kampus Wates mengadakan festival makanan dengan menggunakan bahan lokal Kulonprogo agar lebih dikenal masyarakat.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Produk Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…

2 hari ago

Pengguna MRT Memperoleh Perlindungan Kecelakaan Hingga Rp100 Juta Jika Beli Tiket Langganan

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bekerja sama dengan PT MRT Jakarta…

3 hari ago

Melalui Program El Nino Survival Scholarship, BMM Dorong Pendidikan Setara

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) memberikan beasiswa pendidikan…

6 hari ago

Dekat dengan Dunia Industri, Kolaborasi ITN Yogyakarta dan Telkomsel Hadirkan Ruang Pengembangan Talenta Digital

YOGYAKARTA - Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) sebagai langkah bersama…

6 hari ago

Beri Apresiasi ke Nasabah, AXA Mandiri Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Hari Pelanggan 2026

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan beragam bentuk apresiasi bagi nasabah…

1 minggu ago

Sesuai Prinsip Maqashid Syariah, Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung

BANDUNG - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan…

1 minggu ago