Categories: Edukasi

Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Masih Terapkan Sistem Daring-Luring Terbatas

Advertisements

YOGYAKARTA – Pemerintah sudah melonggarkan berbagai aktivitas saat ini, meski pandemi belum sepenuhnya hilang. Namun, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta masih memberlakukan sistem perkuliahan secara daring dan luring terbatas. Sistem ini mulai diterapkan sejak memasuki semester genap 2021-2022 untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 yang belum mengenal kampus secara langsung.

“Kita bicara dalam semester genap 2021-2022. Pada semester ini, ada yang namanya perkuliahan luring dan daring secara terbatas. Untuk luring, beberapa syarat yang harus dipenuhi. Antara lain, harus mendapat izin dari orang tua dan sudah vaksin minimal dosis ke-2 yang mana dua hal tersebut harus melalui sistem key-in pada Gateway UII,” kata Kepala Bidang Humas UII Yogyakarta Ratna Permata Sari selaku, Rabu (29/6/2022).

Ratna Permata meneruskan, perkuliahan secara luring hanya difokuskan pada mata kuliah yang lebih mendominasi praktik di lapangan. Meski begitu, mahasiswa memiliki opsi melaksanakan kuliah secara online atau daring.

“Perkuliahan secara luring diperuntukkan untuk mata kuliah yang didominasi oleh praktik di lapangan. Ada pembagian proses belajar yang terbagi atas luring-daring. Semisal mata kuliah praktik sebanyak 7 kelas, (yang) luring 4 kelas, 3 kelas nya itu online (daring). Hal ini bertujuan mengakomodir kebutuhan mahasiswa yang tidak bisa ke Yogyakarta karena orang tua dan belum vaksin, serta dosen yang hanya bisa melakukan daring,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ratna menjelaskan, proses Perkuliahan Tatap Muka (PTM) memiliki beberapa tolok ukur yang menjadi pertimbangan dalam proses perkuliahan luring berlangsung. Di antaranya, jumlah mahasiswa yang dibatasi menjadi 30 mahasiswa dalam 1 kelas dan waktu pembelajaran yang dipangkas menjadi 75 menit. Selain dari kesediaan mahasiswa, UII juga perlu mendata terlebih dahulu kesediaan dosen, termasuk dosen yang memiliki riwayat komorbid disarankan mengajar dengan metode daring.

Terkait kendala yang dihadapi selama proses luring berlangsung, Ratna mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti. Alasannya, mahasiswa memahami mengenai pilihannya secara sadar dan tidak ada paksaan.

“Sejauh ini tidak ada kendala, karena concern yang kemarin kita lakukan adalah berasal dari kesadaran pribadi mahasiswa. Jadi, tidak ada paksaan. Kita tidak mengharuskan mahasiswa (untuk) daring atau luring. Kalau dulu (tahun 2020-2021) kan, kondisinya harus daring dan (akhirnya) banyak yang protes. Namun, tahun 2022 ini sudah diberi kewenangan (untuk) memilih daring atau luring. Jika ingin daring konsekuensi nya seperti yang sudah kita tahu. Jika mengambil luring, silahkan datang ke sini (UII) dengan asumsi mahasiswa mengetahui dan memahami segala persyaratan yang ada,” katanya.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Raudi Akmal Ditetapkan Tersangka oleh Kejari Sleman

Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Hukum dalam Menetapkan Kliennya sebagai Tersangka YOGYAKARTA - Anggota DPRD Sleman…

21 jam ago

Bank Muamalat Raih Penghargaan , Berkat Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital

JAKARTA - Inovasi digital dalam hal layanan pembayaran yang dilakukan oleh PT Bank Muamalat Indonesia…

21 jam ago

LPS Berikan Bantuan Kepada Mahasiswa UGM Terdampak Bencana Banjir Sumatera

YOGYAKARTA - Bencana banjir yang menimpa beberapa wilayah di Sumatera pada November 2025 lalu memberikan…

2 hari ago

Sebelum Mandiri Jogja Marathon 2026, AXA Mandiri Adakan Shake Out Run

YOGYAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyelenggarakan Shake Out Run Mandiri Jogja…

3 hari ago

Catatan Impresif, Amar Bank Mampu Bukukan Laba Bersih Rp71,12 Miliar Kuartal Pertama 2026

JAKARTA – Tahun 2026, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) membuka dengan catatan impresif. Bank…

3 hari ago

Baitulmaal Muamalat Distribusikan 5.250 Hewan Kurban, Wujud Dukung Kebutuhan Gizi Masyarakat Prasejahtera

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) mendistribusikan 5.250 hewan…

4 hari ago