Categories: Dagang

Tangkal Isu Negatif, Dorong Siswa dan Mahasiswa Menjadi Duta Sawit

Advertisements

JAKARTA – Kelapa sawit dengan berbagai jenis produk turunannya merupakan komoditas yang dibutuhkan seluruh lapisan masyarakat. Keberadaannya sangat penting bagi masyarakat dan negara. Sayangnya, kampanye dan isu negatif banyak dikembangkan dan disebarkan oleh mereka yang antisawit, termasuk dari negara pesaing.

Isu negatif soal sawit lebih banyak karena persaingan ekonomi global. Belum lagi, di dalam negeri, banyak yang belum memahami akan manfaat kelapa sawit secara menyeluruh.

“Dunia Pendidikan merupakan dunia yang strategis untuk menjembatani, bagaimana isu-isu negatif ini bisa dihilangkan,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan Hasnawi Haris saat kegiatan Palm Oil Edutalk Sulawesi Selatan bertema “Kupas Tuntas Mitos dan Fakta tentang Kelapa Sawit” yang diadakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di Kota Makassar, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut diikuti para guru, siswa, dan mahasiswa dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan secara hybrid.

Hasnawi melanjutkan, siswa-siswi dan para mahasiswa diharapkan menjadi Duta Sawit yang berperan penting dalam penyebaran informasi positif tentang kelapa sawit. Tidak hanya itu, lanjut Hasnawi, mereka juga diharapkan memahami manfaat kelapa sawit secara luas.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Muhlis menyatakan, dukungannya untuk melahirkan duta-duta sawit dalam dunia pendidikan di Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah tersebut ditempuh untuk menangkis isu-isu negatif yang diterima generasi muda. Apalagi Provinsi Sulawesi Selatan juga salah satu sentra produsen sawit di Indonesia.

CSR Officer PT Sinarmas Agribusiness and Food Donni Indra memaparkan kelapa sawit merupakan komoditas yang semua morfologi tanamannya bisa dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi tinggi. Dalam 24 jam kehidupan sehari-hari masyarakat di dunia ini, minyak sawit bisa ditemukan dalam semua produk turunan yang digunakan. Baik produk pangan, oleokimia, hingga bahan bakar.

Tidak hanya itu, dalam rangka memupuk jiwa kewirausahaan para siswa dan mahasiswa serta memanfaatkan limbah, pada kegiatan tersebut juga dilakukan demo pembuatan produk sabun dan lilin hias/aromaterapi dari minyak goreng sawit bekas (minyak jelantah). Demo dipraktikkan Tim dari LP2M Universitas Negeri Makassar (UNM) Moh. Ahsan S. Mandra.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Hingga Juni 2026, Outstanding Pembiayaan SME Bank Muamalat Capai Rp3,2 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan usaha small medium enterprise…

1 jam ago

Gandeng RS PKU Muhammadiyah, Kalbe Farma, dan BPD DIY, Forwakobis DIY Gelar Aksi Sosial

Ratusan Lansia Sayidan Kota Yogyakarta Cek Kesehatan Gratis YOGYAKARTA – Saat para wartawan berkumpul tidak…

1 hari ago

Kuliah Praktisi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang Kupas Tuntas Birokrasi Sebagai Kajian Sosiologi Politik

MALANG - Magister Sosiologi Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan ”Kuliah Praktisi Sosiologi…

3 hari ago

Bantu Bisnis Para Pengusaha Kuliner, ESB Bawa Solusi Sistem Operasional Bisnis Terintegrasi

YOGYAKARTA - PT Esensi Solusi Buana (ESB), perusahaan teknologi yang menyediakan sistem operasional terintegrasi untuk…

3 hari ago

Lewat KPR iB Hijrah Baitullah, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan Perumahan

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) iB Hijrah Baitullah…

4 hari ago

Terapkan Bahan Bakar B50 Kereta Api Jarak Jauh, PT KAI Targetkan Pengurangan 9 Ribu Ton Emisi Karbon

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memproyeksikan pengurangan emisi hingga sembilan ribu ton Karbon…

4 hari ago