Categories: Dagang

Fasilitas Pendanaan KMK, Waskita Karya Mampu Tuntaskan 103 Proyek Infrastruktur

Advertisements

JAKARTA – Berkat dukungan pemerintah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. berhasil menyelesaikan 103 proyek. Angka tersebut merupakan bagian dari total 148 proyek yang mendapatkan fasillitas pendanaan kredit modal kerja (KMK) dengan penjaminan pemerintah sampai dengan Oktober 2022.

KMK penjaminan merupakan fasilitas pendanaan yang diberikan perbankan kepada Perseroan dan dijamin Pemerintah. Total plafondnya sebesar Rp8,07 triliun dan bersifat revolving facilities.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Waskita Karya (Persero) Tbk Wiwi Suprihatno mengatakan, dukungan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.211/PMK.08/2020 tersebut sangat membantu perseroan menyelesaikan pekerjaan proyek.

“Dukungan ini memberikan tambahan modal kerja bagi Perseroan dalam rangka perolehan kas dari termin proyek. Tentunya ini menjadi bukti kerja Perseroan terhadap pemerintah yang sampai saat ini, perseroan menyelesaikan sebanyak 130 proyek per Oktober lalu,” jelas Wiwi.

Dalam mendukung penyelesaian proyek tersebut, lanjut Wiwi, Perseroan melakukan penarikan atas fasilitas tersebut sebanyak 10 kali dengan total Rp 10,8 triliun sejak November 2021. Perseroan melakukan pelunasan sebesar Rp 4,72 triliun, sehingga tersisa outstanding sebesar Rp 6,08 triliun.

Sementara itu, dari plafon sebesar Rp 8,07 triliun, Perseroan masih memiliki sisa plafon sebesar Rp 2 triliun. Saat ini, masih ada 45 proyek dengan pendanaan KMK yang masih dalam tahap konstruksi.

Ditambahkan Wiwi, guna mendukung pendanaan proyek baru serta penyelesaian proyek on-going saat ini, Perseroan mengajukan kembali fasilitas pendanaan KMK tahap dua dengan penjaminan pemerintah pada tahun depan dengan target proceed sebesar Rp 1,7 triliun. Harapannya, upaya tersebut mampu mendukung semua proyek bisa diselesaikan sesuai timeline yang sudah ditentukan.

“Dukungan dari Pemerintah tersebut tentunya berdampak positif pada posisi topline Perseroan, yaitu dari segi akselerasi produksi pada proyek serta penyerapan Pendapatan Usaha Perseroan,” tegasnya.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Kolaborasi Bank Muamalat dengan BMM, Bangun Musala bagi Penyintas Bencana di Aceh

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) membangun dua musala untuk…

10 jam ago

Peringati Harlah Pancasila, KAI Daop 6 Yogyakarta Tampilkan Paduan Suara UAJ Yogyakarta

Ajak Pelanggan Nyanyikan Indonesia Raya di Stasiun Tugu Yogyakarta. YOGYAKARTA - Memperingati hari lahir Pancasila,…

1 hari ago

Liburan Idul Adha 1447 H, KAI Daop 6 Jogja Angkut Sekitar 33 Ribu Orang Penumpang

YOGYAKARTA -Pada Libur Nasional Hari Raya Idul Adha 1447 H, KAI (PT. Kereta Api Indonesia)…

5 hari ago

Secara Simbolis, AXA Mandiri Serahkan Hewan Kurban

JAKARTA - Head of Customer Operations PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), Triardi Rachmatanto…

1 minggu ago

Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun, Bank Mandiri Terus Fokus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Melalui Solusi Finansial Menyeluruh

JAKARTA - Di tengah situasi yang menantang dan dinamis, Bank Mandiri terus mencatatkan akselerasi pertumbuhan…

1 minggu ago

FIFGROUP Tebar Kurban Nusantara 2026, Wujud Nyata Kepedulian Momentum Idul Adha 1447 H

YOGYAKARTA – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H kembali dimanfaatkan FIFGROUP untuk memperkuat komitmennya…

1 minggu ago