Categories: Dagang

BRI Tingkatan Anggaran Belanja Moda IT Tahun 2023 Ini

Advertisements

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex), terkait terkait teknologi dan informasi (TI) tahun ini. Tahun anggarannya mencapai Rp 4,5 triliun. Sedangkan tahun 2023, investasinya disiapkan naik 10%.

Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha mengatakan, anggaran capex akan digunakan secara bijak dan berimbang dalam pengembangan layanan digital dan penguatan sistem TI, sehingga bisa meningkatkan layanan pada nasabah yang jumlahnya sangat besar.

BRI memastikan system IT BRImo siap mendukung pertumbuhan transaksi yang pesat. Tahun lalu, volume transaksinya menembus Rp 2.000 triliun. Super app tersebut melayani 3.000 transaksi per detik.

“Kami akan terus menyiapkan kapasitas BRimo. Back-end system kami misalnya, sanggup meng-handle hingga lebih dari 7.500 transaksi per detik. Ini akan ditunjang juga oleh penguatan arsitektur digital kami di sisi surrounding systems dan akan kami pastikan hal tersebut untuk menjaga keandalan layanan digital kami,” kata Arga, baru-baru ini.

Arga meneruskan, untuk mengantisipasi peningkatan kejahatan perbankan yang semakin beradaptasi dengan perkembangan digital, kemampuan sistem, aplikasi, dan jaringan BRI sangat kuat dalam menghadapi serangan dari luar. Karenanya, skema-skema kejahatan yang dilakukan fraudster adalah dari sisi manusia yang terjadi akibat adanya gap literasi digital.

Karena itu, BRI semakin memperkuat edukasi pada nasabah. BRI mengerahkan para Insan BRILiaN untuk berfungsi menjadi penyuluh digital yang menularkan tidak hanya penggunaan alat-alat transaksi digital, tetapi juga risiko-risiko yang datang bersamanya.

“Dari aspek teknologi, kami senantiasa melakukan peningkatan kapasitas digital talents untuk bisa menguasai keadaan melalui sertifikasi-sertifikasi keamanan siber yang relevan. Kami juga memantaskan diri terhadap sertifikasi keamanan dan standar-standar di bidang itu yang dikeluarkan berbagai institusi kenamaan,” papar Arga.

BRI mengalokasikan sekitar 12% dari total anggaran TI untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan dan keamanan siber guna melindungi sistem BRI dan data nasabah dari serangan siber. Ia bilang, alokasi tersebut sejalan dengan rata-rata alokasi anggaran keamanan siber dunia yang sekitar 12%-13% dari total anggaran TI. “Dari pengalaman penyerapan tahun lalu yang mencapai hampir 100% dari keseluruhan anggaran pengamanan TI, kami bisa menyimpulkan alokasi tersebut telah tepat guna dan memberikan impact yang signifikan dalam pengamanan siber perusahaan, serta memenuhi aturan yang telah ditetapkan, baik oleh OJK maupun pihak regulator lainnya,” lanjutnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis aturan baru untuk mendukung ketahanan dan keamanan siber perbankan umum di Tanah Air. Semua itu tertuang dalam Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 29/SEOJK.03/2022 yang diterbitkan pada 27 Desember 2022.

Ada delapan poin yang diatur dalam SE ketahanan dan keamanan siber tersebut. Pertama, penilaian risiko inheren terkait keamanan siber. Kedua, penerapan manajemen risiko terkait keamanan siber. Ketiga, penerapan proses ketahanan siber.

Keempat, penilaian tingkat maturitas keamanan siber. Kelima, tingkat risiko keamanan siber. Keenam, pengujian keamanan siber. Ketujuh, unit dan fungsi yang menangani ketahanan dan keamanan siber. Kedelapan, laporan insiden siber.

Ditegaskan Arga, kegiatan-kegiatan yang diatur dalam SE OJK Ketahanan dan Keamanan Siber bukanlah hal yang baru bagi BRI. Proses manajemen risiko siber sudah berjalan sebelumnya dengan adanya unit kerja yang spesifik menangani hal-hal terkait information security dan digital risk.

“Pengujian terhadap keamanan siber BRI juga rutin dan menjadi bagian integral dalam pengembangan dan operasional sistem BRI. BRI juga memiliki Tim CISRT tersertifikasi BSSN yang siap menangani dan melakukan pelaporan insiden sesuai SEOJK tersebut,” katanya.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Gandeng BMM, Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank…

2 hari ago

Sidang Kasus Penipuan Pensiunan di Purwokerto: Para Saksi Ungkap Janji Iimbal Hasil Jutaan Rupiah

PURWOKERTO - Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan uang para pensiunan di Purwokerto, Nurma Handika Sari…

2 hari ago

Telkomsel Usung Semangat ‘Sepenuh Hati, Memahami’

 Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Jawa Tengah dan DIY SEMARANG - Memperingati…

5 hari ago

Usung Tema ‘Think Customer,’ Bank Muamalat Rayakan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk merayakan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dengan mengusung…

5 hari ago

Bentuk Solidaritas dan Kepedulian, AXA Mandiri dan Karyawan Bersatu Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa NTT

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama para karyawannya menunjukkan solidaritas dan…

7 hari ago

Hingga Juni 2026, Outstanding Pembiayaan SME Bank Muamalat Capai Rp3,2 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan usaha small medium enterprise…

1 minggu ago