Pelaku UMKM di Indonesia bisa memanfaatkan aplikasi pengelolaan keuangan Monit.
JAKARTA – Perekonomian Indonesia sangat dipengaruhi keberadaan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sayangnya, dalam mengelola bisnisnya tidak semuanya berjalan mudah.
Di Indonesia, jumlah aplikasi pengelolaan keuangan juga turut meningkat dan semakin beragam. Apalagi proses digitalisasi keuangan berjalan cepat di tanah air ini.
Monit (Monit.id) juga hadir mewarnai keberadaannya di tanah ini ini. Monit merupakan satu platform pengelolaan keuangan terintegrasi yang hadir menjawab optimisme pertumbuhan usaha di Indonesia.
CEO Monit Rizki Aditya menerangkan, pihaknya mempunyai misi membantu bisnis bergerak lebih cepat dengan menyediakan layanan finansial yang inovatif. Monit hadir untuk mengembangkan pengalaman perbankan bisnis yang benar-benar terpadu dari awal, sehingga perusahaan lebih fokus dengan apa yang benar-benar penting dan bisa tumbuh lebih cepat.
“Monit hadir supaya setiap bisnis punya kesempatan yang sama untuk mengakses instrumen finansial yang lebih baik,” kata Rizki di Jakarta, Selasa (4/4/2023).
Layaknya seperti internet banking, lanjut Rizki, pengguna Monit bisa membuka akun bisnis, melakukan pembayaran bisnis melalui BI Fast atau real time, seperti pembayaran vendor atau payroll, membuat kartu korporat virtual atau fisik untuk pembayaran vendor luar negeri, hingga pembayaran pajak perusahaan.
Pengguna juga bisa mengajukan pinjaman bisnis kepada mitra yang sudah bekerja sama dengan Monit. Antar-muka monit yang mudah digunakan dan bisa diakses melalui web atau mobile app, koneksi ke berbagai sumber dana. Seperti bank, payment gateway, POS, dan marketplace, hingga integrasi ke software accounting, menjadikan nilai plus Monit, jika dibanding internet banking pada umumnya.
“Dengan Monit, pengguna bisa mempunyai kontrol dan visibilitas yang lebih baik dan menyeluruh terhadap keuangan bisnis,” jelas Rizki.
Keamanan data menjadi prioritas utama saat mengembangkan fitur di Monit. Semua password terenkripsi dengan ketat dan semua informasi sensitif terenkripsi menggunakan split-key encryption. Saat ini, Monit.id bekerja sama dengan berbagai instansi finansial. Seperti bank penerbit kartu, switching, multi-finance, dan lainnya untuk mendukung layanan yang diberikan.
Sejak pertama kali diluncurkan pada Januari 2022, Monit menjaring lebih dari 300 pelanggan bisnis. Selain itu, Monit juga memproses ratusan miliar pembayaran bisnis per bulan.
Tahun ini, Monit ditargetkan bisa menambah 1.000 pelanggan baru pada 2023. Pelanggan Monit juga beragam. Mulai dari Bukalapak, Aice, PNM, Astro, Kitabisa.com, hingga ratusan usaha lainnya. Monit juga menjalin kemitraan strategis dengan bank CIMB Niaga, Artajasa, BNI, BRI, dan Bank UOB.
Ke depan, Rizki menambahkan, Monit membuka kesempatan berkolaborasi dengan pihak manapun. Terlebih yang berhubungan dengan layanan keuangan. Seperti, layanan treasuri, peer to peer (P2P) lending, layanan remitansi dalam dan luar negeri, dan lainnya. (tim redaksi)
JAKARTA – Kinerja pembiayaan emas syariah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan yang signifikan…
JAKARTA - Di tengah tekanan global yang belum mereda akibat meningkatnya tensi geopolitik dan volatilitas…
Juga Mendonasikan Komposter dan Edukasi Pentingnya Literasi Keuangan JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Bumi,…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus melakukan optimalisasi jaringan kantor yang dimiliki untuk…
JAKARTA - Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa penyaluran pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus…