Categories: Dagang

ALDO Pasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Langkah Mendukung Program Pemerintah

Advertisements

JAKARTA – Emiten bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) memasang panel surya berkapasitas 2500 kVa di salah satu anak perusahaannya, PT Eco Paper Indonesia.  Langkah yang dilakukan emiten berkode saham ALDO tersebut adalah sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mencapai target penggunaan energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025.

“Pemasangan panel surya untuk pembangkit tenaga listrik ini merupakan salah satu wujud dari komitmen ALDO terhadap pelestarian lingkungan, yang sekaligus merupakan langkah dalam meningkatkan efisiensi serta daya saing dari PT Eco Paper Indonesia sebagai perusahaan kertas ramah lingkungan,” kata Direktur ALDO Herlambang, Selasa (8/8/2023).

Herlambang meneruskan, penggunaan panel surya teresbut memberi beberapa keuntungan. Seperti mengurangi biaya operasional dan ketergantungan pada sumber energi fosil yang mahal dan terbatas, mengurangi emisi gas rumah kaca dan jejak karbonnya dan menawarkan stabilitas harga energi dalam jangka panjang, sehingga mengurangi risiko fluktuasi dari harga energi konvensional.

Dalam jangka waktu 25 tahun, langkah ALDO memasang instalasi panel surya berukuran 3,0333 MWp ini akan membangkitkan energi listrik sebesar 96.720 MWh, serta bakal mengurangi emisi karbon sebesar 75.906 ton CO2 atau setara dengan penanaman 3.036.234 pohon.

Sementara itu, pengoperasian mesin-mesin produksi yang baru pada kuartal II tahun 2023 ini sukses mendongkrak penjualan Eco Paper pada semester 1 tahun 2023. Pada periode Januari-Juni 2023, penjualan Eco Paper tumbuh 43% year on year (yoy) menjadi Rp 392,06 miliar di semester 1 tahun 2023.

Jika dilihat antar-kuartal, penjualan Eco Paper tumbuh 5%  Quarter over Quarter (QoQ) menjadi Rp 200,84 miliar di Kuartal II tahun 2023.

“Sebenarnya hasil dari kenaikan kapasitas pabrik kertas kami mulai terlihat pada kuartal II. Namun, adanya banyak hari libur yang membuat distributor, toko, pabrik tidak bisa beroperasi pada kuartal II, membuat peningkatan volume produksi Eco Paper masih lebih besar dibandingkan peningkatan volume penjualan. Di sisi ini, kita berharap pada semester II, volume penjualan Eco Paper akan bisa meningkat lebih tinggi lagi,” tegas Herlambang. (Arumi/Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

Produk Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…

3 hari ago

Pengguna MRT Memperoleh Perlindungan Kecelakaan Hingga Rp100 Juta Jika Beli Tiket Langganan

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bekerja sama dengan PT MRT Jakarta…

4 hari ago

Melalui Program El Nino Survival Scholarship, BMM Dorong Pendidikan Setara

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) memberikan beasiswa pendidikan…

7 hari ago

Dekat dengan Dunia Industri, Kolaborasi ITN Yogyakarta dan Telkomsel Hadirkan Ruang Pengembangan Talenta Digital

YOGYAKARTA - Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) sebagai langkah bersama…

7 hari ago

Beri Apresiasi ke Nasabah, AXA Mandiri Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Hari Pelanggan 2026

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan beragam bentuk apresiasi bagi nasabah…

2 minggu ago

Sesuai Prinsip Maqashid Syariah, Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung

BANDUNG - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan…

2 minggu ago