Categories: Uncategorized

Bank Muamalat Jadi BPG bagi ASN dan Berencana Listing Tahun 2023 Ini

Advertisements

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk juga menerapkan strategi bisnis berbeda dalam mengembangkan bisnisnya. Untuk pembiayaan, Bank Muamalat akan mengandalkan segmen ritel konsumer yang merupakan bagian dari strategi business refocusing perseroan.

“Sebagai informasi, Bank Muamalat resmi ditunjuk Kementerian Keuangan sebagai Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi aparatur sipil negara (ASN). Penunjukkan ini menjadi pintu masuk melakukan penjajakan penawaran pembiayaan konsumer, seperti multiguna atau KPR bagi ASN,” kata Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan, Rabu (16/8/2023).

Indra meneruskan, dalam memperkuat bisnis konsumer, Bank Muamalat menginisiasi Muamalat Associate Program (MAP) yang dikhususkan untuk segmentasi tersebut. Selain itu, bank yang beroperasi sejak tahun 1992 ini juga melakukan shifting dan reskilling karyawan kantor pusat Bank Muamalat menjadi Relationship Manager (RM) dalam melayani nasabah konsumer.

“Mulai tahun 2023 ini, kami fokus pada segmen ritel. Terutama konsumer yang merupakan kompetensi Bank Muamalat. Strategi ini didukung oleh enterprise banking yang akan berperan sebagai entry gate,” tegas Indra.

Salah satu strategi yang akan dilakukan untuk menggenjot pembiayaan adalah dengan menaikkan status seluruh kantor kas (KK) menjadi kantor cabang pembantu (KCP), sehingga penyaluran pembiayaan semakin maksimal. Sejauh ini, pionir bank syariah di tanah air ini memiliki 235 jaringan kantor dengan rincian 80 kantor cabang utama (KCU), 128 kantor cabang pembantu (KCP), dan 27 kantor kas (KK).

Terkait rencana listing, lanjut Indra, Bank Muamalat berencana mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi tersebut hanya sebatas listing tanpa diikuti penawaran umum, sehingga tidak ada skema kepemilikan saham.

Memang, Bank Muamalat sudah menjadi perusahaan terbuka sejak tahun 1993, tetapi sahamnya belum tercatat di BEI.

Tujuan dari listing tersebut, selain memenuhi ketentuan regulator, juga memberikan kesempatan pada publik untuk bisa ikut memiliki saham Bank Muamalat, serta menambah likuiditas efek syariah di pasar modal. “Kami berharap, dengan tercatatnya saham Bank Muamalat di BEI nanti bisa turut berkontribusi dalam memperbesar dan mengembangkan pasar modal syariah di Indonesia,” pungkas Indra.(Arumi/Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

Hingga Juni 2026, Outstanding Pembiayaan SME Bank Muamalat Capai Rp3,2 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan usaha small medium enterprise…

16 jam ago

Gandeng RS PKU Muhammadiyah, Kalbe Farma, dan BPD DIY, Forwakobis DIY Gelar Aksi Sosial

Ratusan Lansia Sayidan Kota Yogyakarta Cek Kesehatan Gratis YOGYAKARTA – Saat para wartawan berkumpul tidak…

2 hari ago

Kuliah Praktisi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang Kupas Tuntas Birokrasi Sebagai Kajian Sosiologi Politik

MALANG - Magister Sosiologi Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan ”Kuliah Praktisi Sosiologi…

3 hari ago

Bantu Bisnis Para Pengusaha Kuliner, ESB Bawa Solusi Sistem Operasional Bisnis Terintegrasi

YOGYAKARTA - PT Esensi Solusi Buana (ESB), perusahaan teknologi yang menyediakan sistem operasional terintegrasi untuk…

4 hari ago

Lewat KPR iB Hijrah Baitullah, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan Perumahan

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) iB Hijrah Baitullah…

5 hari ago

Terapkan Bahan Bakar B50 Kereta Api Jarak Jauh, PT KAI Targetkan Pengurangan 9 Ribu Ton Emisi Karbon

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memproyeksikan pengurangan emisi hingga sembilan ribu ton Karbon…

5 hari ago