Categories: Dagang

Akhir 2024 Investor Saham Syariah Ditargetkan 1 Juta, Saat Ini Baru 136.000 Investor

Advertisements

JAKARTA – Investor saham syariah di pasar modal Indonesia baru 2,6% atau 136.000 orang dari total investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 5 juta. BEI menargetkan investor saham syariah bisa 1 juta hingga akhir 2024.

“Kami harapkan dengan pembukaan RDN (rekening dana nasabah) mudah-mudahan targetnya adalah di akhir tahun jumlah investor syariah bisa tembus di atas 1 juta,” kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman saat peluncuran MOST Syariah di BEI, Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2022 memperlihatkan tingkat literasi keuangan syariah di masyarakat muslim Indonesia baru sebesar 9,14%. Angka tersebut masih kalah jauh dengan literasi keuangan konvensional yang kini sudah mencapai 49,6%.

Menurut Iman, meski jumlah investor masih kecil, saat ini pasar modal syariah di Tanah Air sudah semakin maju dan diminati. Hal tersebut dibuktikan melalui jumlah saham syariah yang tercatat di BEI meningkat lebih 50% selama 5 tahun terakhir.

“Dari 399 saham syariah pada 2014 menjadi saat ini 623 saham syariah, jumlah saham syariah ini merupakan 69% dari total saham tercatat di sebanyak 903 perusahaan,” papar Iman.

Untuk kapitalisasi pasar saham syariah, lanjut Iman, sudah mencapai 52,7% dari total kapitalisasi pasar saham di BEI dengan nilai rata-rata transaksi harian 55%, dari rata-rata transaksi harian seluruh saham di BEI.

Adapun jumlah investasi syariah juga meningkat 211% selama 5 tahun terakhir dari 44.536 investor pada 2016 menjadi 136.418 investor pada Desember 2023.

Berbarengan dengan itu, PT Mandiri Sekuritas (Mansek) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan fitur investasi serba syariah bernama MOST Syariah di BEI, Jakarta.

Di sini, investor bisa memilih syariah dan bisa membuka RDN melalui aplikasi MOST milik Mandiri Sekuritas. Ini menjadikan RDN online syariah pertama di Indonesia.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas (Mansek) Oki Ramadhana mengatakan, kerja sama layanan syariah ini membuka kesempatan bagi nasabah BSI maupun nasabah pasar modal pada umumnya membuka RDN syariah online BSI tanpa minimum deposit.(Arumi/ Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

Lewat AKTIF Musik, Kemenekraf Perkuat Ekosistem Musik Yogyakarta

YOGYAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) menyelenggarakan Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik: Diskusi…

21 jam ago

Kembangkan Filantropi Syariah, Bank Muamalat Bersinergi dengan Majoris dan Trimegah Bersinergi

JAKARTA - PT Majoris Asset Management (Majoris), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat), dan…

1 hari ago

Badan Pengelola Keuangan Haji dengan Bank Muamalat Gelar Kuala Lumpur Hajj Lifestyle Festival 2026

KUALA LUMPUR - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berkolaborasi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk…

5 hari ago

Bank Muamalat Gandeng Harakah Majelis Taklim Edukasi Perencanaan Keuangan Syariah

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperluas edukasi perencanaan keuangan syariah sejak dini…

1 minggu ago

Perkara Perdata Nurma Handika Sari Bergulir, Praktisi Hukum Nilai Dasar tuntutan Terhadap Bank

PURWOKERTO - Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dijadwalkan kembali menggelar sidang perkara perdata dengan tergugat utama…

2 minggu ago

Tren Positif, Bank Muamalat Catat Produk Pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus Tumbuh

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat tren positif pada produk pembiayaan Multiguna iB…

2 minggu ago