Categories: Indonesia Lengkap

Cerita Silat dan Interdisiplinaritas Sastra dalam Diskusi Panel Festival Sastra Yogyakarta 2024

Advertisements

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024 kembali digelar dengan tema besar “Siyaga.”  Ini mengusung semangat kesadaran interdisipliner dalam sastra.

Salah satu rangkaian acaranya adalah diskusi panel bertajuk “Siyaga: Jalan Sunyi Cerita Silat,” yang digelar di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, Kamis (28/11/2024).

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber ternama. Yakni, Prof. Wening Udasmoro, seorang akademisi sastra dan Novelis Mahfud Ikhwan, serta Latief S. Nugraha, seorang sastrawan yang didapuk sebagai moderator.

Dalam suasana yang interaktif, para peserta diajak menggali lebih dalam mengenai cerita silat di Indonesia. Mulai dari transformasi hingga tantangannya di era modern.

Cerita Silat: Dari Nilai Tradisi hingga Pasar Global

Menurut Prof. Wening Udasmoro. cerita silat di Indonesia telah mengalami transformasi akibat pengaruh kancah pasar global. “Meski begitu, genre ini tetap mengutamakan nilai-nilai budaya yang kuat,” ujar Prof. Wening.

Ia menambahkan, memahami konteks sosial dan budaya merupakan kunci agar masyarakat lebih dekat dengan cerita silat.

Sementara itu, Mahfud Ikhwan menyoroti perlunya upaya konkret untuk memopulerkan kembali cerita silat. “Harus ada langkah-langkah strategis, agar genre ini terus hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Salah satu bahasan menarik dalam diskusi ini adalah perubahan demografi pembaca cerita silat. Jika dulu genre ini lebih populer di kalangan pria, kini semakin banyak pembaca perempuan yang tertarik. Pergeseran ini menunjukkan cerita silat memiliki daya tarik universal dan mampu menembus batas gender.

Tantangan dan Masa Depan Cerita Silat

Diskusi panel ini dihadiri sekitar 30 peserta dari berbagai generasi yang memiliki minat besar terhadap sastra. Peserta aktif memberikan pertanyaan dan pandangan, yang memperkaya dialog antara narasumber dan audiens. Tantangan yang dihadapi penulis cerita silat kontemporer, terutama dalam menciptakan karya inovatif tanpa meninggalkan nilai tradisi, menjadi salah satu topik yang banyak dibahas.

Menurut penyelenggara, tema “Siyaga” dirancang untuk mengundang peserta merenungkan berbagai isu kontemporer melalui perspektif sastra. Dalam konteks cerita silat, festival ini mengajak audiens untuk melihat genre tersebut bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium yang merekam sejarah, budaya, dan filosofi hidup bangsa Indonesia.

“Cerita silat adalah bagian penting dari sejarah sastra Indonesia. Namun, genre ini sering kali terlupakan dalam pembicaraan formal maupun informal tentang sastra,” ujar Latief S. Nugraha.

Diskusi ini, lanjut Latief, menjadi ruang untuk menegaskan posisi cerita silat sebagai salah satu warisan sastra yang bernilai tinggi. Dengan semangat interdisipliner, FSY 2024 berupaya mendorong masyarakat menggali lebih dalam kekayaan sastra Indonesia, termasuk cerita silat, sekaligus menjadikannya relevan di masa kini.(Arumi)

admin

Recent Posts

Investasi Bodong di Purwokerto, Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

PURWOKERTO - Terdakwa kasus pidana penipuan dan penggelapan dana para pensiunan di Purwokerto, Nurma Handika…

3 jam ago

Bareng ADPLK, DPLK Syariah Muamalat Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Dana Pensiun Syariah di Indonesia

JAKARTA - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat sebagai pelopor industri dana pensiun syariah…

9 jam ago

Transformasi Bisnis menuju Segmen Retail dan SME, Bawa Bank Muamalat  Raih Dua Penghargaan

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 atas keberhasilannya…

7 hari ago

Gandeng BMM, Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank…

1 minggu ago

Sidang Kasus Penipuan Pensiunan di Purwokerto: Para Saksi Ungkap Janji Iimbal Hasil Jutaan Rupiah

PURWOKERTO - Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan uang para pensiunan di Purwokerto, Nurma Handika Sari…

1 minggu ago

Telkomsel Usung Semangat ‘Sepenuh Hati, Memahami’

 Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Jawa Tengah dan DIY SEMARANG - Memperingati…

2 minggu ago