Categories: Dagang

Karyawan AXA Mandiri Bersama Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah

Advertisements

Juga Mendonasikan Komposter dan Edukasi Pentingnya Literasi Keuangan

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggerakkan lebih dari 50 karyawan untuk menjadi relawan dalam rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan di kawasan  Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasamala, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, AXA Mandiri mendonasikan komposter serta menghadirkan coaching clinic olahraga (basket dan futsal) bagi siswa SD MI Al‑Husna. Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Tak hanya berfokus pada isu lingkungan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi literasi dan edukasi keuangan bagi pelaku usaha mikro perempuan serta para ibu di sekitar area RPTRA Rasamala. Program ini bertujuan untuk membekali komunitas sekitar dengan pengetahuan dasar pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan keluarga, serta pemahaman pentingnya perlindungan finansial guna mendukung kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta turut mendorong percepatan ekonomi sirkular, yang mengintegrasikan inovasi, kesadaran lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Ekonomi sirkular mengusung pendekatan 5R. Yakni, refuse (menolak), reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang), dan rot (mengompos), dengan fokus utama pada pencegahan timbulan sampah sejak dari sumbernya.

“Sejalan dengan semangat Melangkah Pasti dari AXA Mandiri, kami percaya bahwa kebiasaan memilah sampah dan mengelolanya kembali menjadi sesuatu yang bernilai tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran ekonomi sirkular di masyarakat. Di saat yang sama, penguatan literasi keuangan—khususnya bagi perempuan—menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Chief Communication Officer AXA Mandiri, Atria Rai di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Pengelolaan sampah yang baik berkontribusi signifikan terhadap pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus mendukung upaya global dalam menekan jejak karbon. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa total timbunan sampah nasional pada 2025 mencapai 25,14 juta ton, dengan 40,76% berupa sisa makanan.

“Jika sampah dikelola dan didaur ulang dengan tepat, tingkat pencemaran lingkungan dapat ditekan secara signifikan. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupuk bagi tanaman. Inisiatif kecil seperti ini, jika dilakukan secara konsisten dan kolaboratif, dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Atria.(Arumi)

admin

Recent Posts

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

3 hari ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

3 hari ago

Bangun Optimisme, BPKH dan Bank Muamalat  Gelar Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…

3 hari ago

Bareng PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

JAKARTA - Bersama PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum…

3 hari ago

Lewat Penguatan Ekosistem Layanan Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji Dorong Pertumbuhan Bisnis Bank Muamalat

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat sinergi strategis dengan Bank Muamalat Indonesia…

3 hari ago

Terungkap Fakta Baru, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

PURWOKERTO - Mengejutkan! Sejumlah fakta baru terungkap dalam perkembangan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan…

3 hari ago