Categories: Dagang

Ada Solusi Proteksi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Advertisements

Sangat Tepat Memilih Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar  

JAKARTA – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung mereda kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Konflik yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada lonjakan harga energi, tetapi juga memicu volatilitas pasar keuangan dan tekanan terhadap nilai tukar berbagai mata uang, termasuk rupiah. Dalam situasi seperti ini, masyarakat dituntut untuk semakin cermat dalam memilih instrumen perlindungan finansial yang mampu bertahan di tengah gejolak.

Salah satu alternatif yang mulai mendapat perhatian adalah asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini dinilai mampu memberikan perlindungan ganda, yakni proteksi jiwa sekaligus potensi menjaga nilai aset dari risiko pelemahan mata uang domestik.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak hadirnya berbagai program jaminan sosial di bidang kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir bahwa risiko, baik kesehatan maupun finansial, perlu dikelola sejak dini.

Pengamat asuransi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Danang Teguh Qoyyimi, ASAI, Ph.D, menilai tren tersebut sebagai sinyal positif.

“Saya melihat ada kecenderungan bahwa pemahaman kebutuhan proteksi ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Tinggal bagaimana industri, pemerintah, dan masyarakat merespons implikasi dari pertumbuhan tersebut,” ujarnya, baru-baru ini.

Dalam konteks ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik, produk asuransi berbasis dolar menjadi semakin relevan. Selain memberikan manfaat proteksi, produk ini juga menawarkan nilai tambah dari sisi diversifikasi mata uang.

Danang menilai meningkatnya mobilitas global masyarakat turut mendorong minat terhadap produk ini.

“Kita paham masyarakat sekarang lebih aware terhadap peluang ke luar negeri, baik untuk pendidikan, pekerjaan, maupun aktivitas lainnya. Ada kebutuhan untuk memiliki proteksi yang juga relevan secara global,” jelasnya.

Selain itu, persepsi terhadap stabilitas dolar AS dibandingkan mata uang lainnya membuat produk berbasis dolar semakin diminati, terutama sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak ekonomi. Meski demikian, Danang menekankan bahwa keputusan memilih asuransi dwiguna berbasis dolar harus tetap disertai dengan pemahaman risiko yang memadai.

“Kalau kita berbicara produk berbasis mata uang asing, tentu ada risiko nilai tukar. Kurs di masa depan bisa berubah. Selain itu, perbedaan suku bunga antarnegara juga berpengaruh terhadap perhitungan aktuaria,” paparnya.

Di pasar, ada sejumlah perusahaan yang telah merilis produk asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Salah satunya adalah AXA Mandiri yang telah meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD pada akhir 2025 lalu. Produk ini hadir sebagai solusi untuk menjaga stabilitas finansial sekaligus mendapat perlindungan jiwa dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini merupakan produk Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memiliki dua pilihan plan, yaitu Plan Saving dan Plan Protection yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Di tengah dunia yang semakin terhubung dan dinamis, kebutuhan akan instrumen keuangan yang tidak hanya melindungi tetapi juga adaptif terhadap perubahan global menjadi semakin penting. Asuransi dwiguna berbasis dolar hadir sebagai salah satu opsi yang dapat menjawab kebutuhan tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang komprehensif, produk ini dapat menjadi bagian dari strategi keuangan jangka panjang untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang kian kompleks.

Pada akhirnya, di tengah bayang-bayang krisis global yang dapat datang sewaktu-waktu, memiliki perlindungan finansial yang tepat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.  (Arumi)

admin

Recent Posts

Layanan Muamalat Digital Integrated Access Bank Muamalat Tumbuh Positif

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat jumlah pengguna layanan cash management system bernama…

6 jam ago

Program AZKO Purwakarta, Ajak Warga Hidup Berkualitas pada Momen Last Chance BOOM SALE

PURWAKARTA – Puluhan warga mengikuti senam sehat dan edukasi pembuatan healthy juice yang diselenggarakan AZKO…

7 jam ago

Datangi SMA Negeri 3 Jakarta, AXA Mandiri Bekali Para Siswa dengan  Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)…

2 hari ago

Bank Muamalat Kunjungi ke PP Muhammadiyah yang Dikenal Sebagai Nasabah Loyal

YOGYAKARTA - Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ricky Rikardo Mulyadi (tengah) melakukan kunjungan silaturahmi…

2 hari ago

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

6 hari ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

6 hari ago