Categories: Indonesia Lengkap

“Indonesia Walk for Peace 2026” Bawa Pesan Perdamaian dan Toleransi di Yogyakarta

Advertisements

YOGYAKARTA – Rombongan bhikkhu peserta “Indonesia Walk for Peace 2026” akhirnya tiba di Kota Yogyakarta, Minggu (25/5/2026). Mereka datang dalam rangkaian perjalanan spiritual menyambut Hari Raya Waisak 2569 BE.

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta Pandu Dinata mengatakan, kehadiran para bhikkhu disambut hangat umat Buddha, masyarakat, dan pemerintah daerah di sepanjang perjalanan,

“Hari ini, hari pertama rombongan ‘Indonesia Walk for Peace’ sampai di Kota Yogyakarta. Tadi diterima di sekitar Royal Ambarrukmo, kemudian berjalan menuju kantor Gubernur, dan nanti masyarakat juga akan menyambut di sekitar Malioboro,” lanjut Pandu, di sela-sela kegiatan di Omah Gemati Yogyakarta.

Menurut Pandu, perjalanan lintas daerah yang dilakukan para bhikkhu tidak sekadar menjadi bagian dari tradisi menyambut Waisak, tetapi juga membawa pesan universal tentang perdamaian, welas asih, dan toleransi antar umat beragama. Pandu juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah DIY serta masyarakat Yogyakarta yang membantu kelancaran kegiatan, mulai dari penyediaan ambulans, relawan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jogja dan pemerintah daerah yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dari berbagai sisi,” katanya.

Pandu menjelaskan, rombongan awal terdiri dari 58 bhikkhu dari empat negara. Yakni, dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Kamboja. Namun, empat bhikkhu yang lain, saat ini masih menjalani perawatan akibat cedera, sehingga tersisa 54 bhikkhu yang melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur sebagai lokasi puncak perayaan Waisak pada 31 Mei 2026 mendatang.

“Selain perjalanan spiritual, sejumlah kegiatan keagamaan juga dilaksanakan di Yogyakarta. Salah satunya pindapata di kawasan Malioboro. Panitia juga menghimbau bagi masyarakat yang ingin berdana agar memberikan makanan kering, yang tidak cepat basi dan tetap menjaga etika, dan dapat menyerahkan dana melalui panitia atau pendamping,” jelasnya.

Ia menyampaikan permohonan maaf bila rangkaian kegiatan sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Yogyakarta. Panitia sudah berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat yang melintas tidak terganggu. Semua diatur supaya tetap tertib, aman, nyaman, dan menjaga keharmonisan antar umat beragama.

Sementara itu, salah satu bhikkhu asal Malaysia Bhikkhu Beng An, menyampaikan terkesan dengan sambutan masyarakat Indonesia sejak perjalanan dimulai dari Bali hingga tiba di Yogyakarta.

“Di Indonesia masyarakatnya sangat baik dan penuh perdamaian. Di setiap kota kami disambut dengan sangat meriah,” katanya.

Bhikkhu Beng An menilai, perjalanan panjang dengan berjalan kaki, menjadi latihan spiritual yang mengajarkan kesabaran, kebersamaan, dan ketahanan hidup bagi para bhikkhu menjelang Hari Raya Waisak. (Norsita)

admin

Recent Posts

Bank Muamalat Terus Jaga Kepercayaan Nasabah, Raih 17 Penghargaan

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sukses meraih 17 penghargaan dalam ajang The 15th…

2 jam ago

Undang Pakar Marketing dari Marymount University, KOMISI Bahas Pengaruh Personal Values Terhadap Kinerja Sales

JAKARTA - Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) menggelar sesi pengembangan kompetensi bertajuk "Value-Driven Sales…

2 jam ago

Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali Menggelar Program Jogja Istimewa

YOGYAKARTA - Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB) milik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali…

2 jam ago

Bank Muamalat Sediakan Layanan Kurban Online, Nasabah Bisa Manfaatkan Muamalat DIN

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyediakan layanan pembelian dan penyaluran hewan kurban melalui…

7 jam ago

Rokok HS Obati Rindu Slankers Palembang, Gelar Konser Slank dengan Penjagaan Ketat dan Humanis

PALEMBANG - Kerinduan Slankers Palembang akhirnya terobati. Setelah cukup lama tidak tampil di Kota Pempek…

1 hari ago

Serunya Lomba Rebahan di Jogja City Mall, Demi Hadiah Rp5 Juta

YOGYAKARTA – Ada suasana tak biasa di Jogja City Mall (JCM) pada Sabtu (23/5/2026). Di…

2 hari ago