Categories: Indonesia Lengkap

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan, 21 Kereta Stainless Steel New Generation Kini Melayani Wilayah Daop 6 Yogyakarta

Advertisements

YOGYAKARTA – Komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta dalam memodernisasi sarana angkutan penumpang kini semakin dirasakan secara nyata oleh para pelanggan kereta api. Hingga saat ini, sebanyak 21 Kereta Api (KA) jarak jauh dengan rangkaian Stainless Steel New Generation telah resmi beroperasi melayani naik turun penumpang di berbagai stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari program pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation hasil produksi PT INKA (Persero) yang bergulir secara bertahap hingga tahun 2027. Kehadiran sarana baru ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas layanan transportasi publik, khususnya bagi pelanggan setianya di area Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengungkapkan, pembaruan sarana ini menjadi jawaban atas meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap moda transportasi yang aman, nyaman, dan modern.

“Pembaruan sarana ini menyasar seluruh segmen layanan, mulai dari kelas Eksekutif, Campuran, hingga Ekonomi. Ini adalah bukti nyata bahwa KAI terus bertransformasi demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan,” ujar Feni, baru-baru ini.

Bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi kenyamanan sarana terbaru ini, berikut adalah daftar 21 kereta api Stainless Steel New Generation yang melayani naik turun penumpang di wilayah Daop 6 Yogyakarta:

Layanan Kelas Eksekutif

  1. KA Argo Dwipangga relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
  2. KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
  3. KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP)
  4. KA Argo Semeru relasi Gambir–Surabaya Gubeng (PP)
  5. KA Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng (PP)
  6. KA Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta (PP)
  7. KA Turangga relasi Surabaya Gubeng–Bandung (PP)
  8. KA Gajayana relasi Malang–Gambir (PP)

Layanan Kelas Campuran (Eksekutif & Ekonomi) :

  1. KA Lodaya relasi Bandung–Solo Balapan (PP)
  2. KA Mataram relasi Pasarsenen–Solo Balapan (PP)
  3. KA Bogowonto relasi Pasarsenen–Lempuyangan (PP)
  4. KA Batavia relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
  5. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng (PP)
  6. KA Fajar Utama Solo relasi Pasarsenen–Solo Balapan
  7. KA Senja Utama Solo relasi Solo Balapan–Pasarsenen
  8. KA Ranggajati relasi Cirebon–Jember (PP)17. KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen (PP)
  9. KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen (PP)

Layanan Kelas Ekonomi:

  1. KA Jaka Tingkir relasi Pasarsenen–Solo Balapan (PP)
  2. KA Progo relasi Pasarsenen–Lempuyangan (PP)
  3. KA Majapahit relasi Pasarsenen–Malang (PP)

Keunggulan kereta Stainless Steel New Generation menawarkan fasilitas yang lebih modern dibandingkan generasi pendahulunya.

Beberapa keunggulan utama yang dapat dinikmati pelanggan antara lain:

  1. Kenyamanan Kursi: Dilengkapi dengan kursi ergonomis, fitur reclining seat hingga 135 derajat, serta revolving seat yang dapat diputar menyesuaikan arah perjalanan kereta.
  2. Fasilitas Duduk: Legroom yang jauh lebih luas, dilengkapi foot rest, meja lipat, serta tersedianya USB port dan stop kontak di setiap nomor kursi.
  3. Aksesibilitas & Informasi: Pintu geser otomatis antar-kereta yang responsif dan minim bising, serta Passenger Information Display System (PIDS) yang menampilkan informasi suhu, kecepatan, dan stasiun pemberhentian terdekat secara real-time.
  4. Fasilitas Penunjang: Toilet bersih yang dilengkapi dengan foot washer, ruang musala yang nyaman, hingga baby care desk (meja ganti popok bayi).

Feni Novida Saragih menambahkan, Daop 6 Yogyakarta akan terus mengawal operasional sarana baru ini dan menampung setiap masukan dari para pelanggan demi penyempurnaan layanan ke depan.

“Dengan kenyamanan ekstra yang ditawarkan oleh sarana New Generation ini, kami berharap kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan mobilitas, baik untuk keperluan bisnis, keluarga, maupun wisata di wilayah Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya,” tutup Feni.(Norsita)

admin

Recent Posts

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

2 hari ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

2 hari ago

Bangun Optimisme, BPKH dan Bank Muamalat  Gelar Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…

2 hari ago

Bareng PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

JAKARTA - Bersama PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum…

2 hari ago

Lewat Penguatan Ekosistem Layanan Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji Dorong Pertumbuhan Bisnis Bank Muamalat

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat sinergi strategis dengan Bank Muamalat Indonesia…

2 hari ago

Terungkap Fakta Baru, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

PURWOKERTO - Mengejutkan! Sejumlah fakta baru terungkap dalam perkembangan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan…

2 hari ago