Dengan program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri, para dai dan guru ngaji yang bertugas di berbagai wilayah terpencil dan pedalaman Indonesia menerima bantuan finansial berkelanjutan berupa tunjangan bulanan (mukafaah).
JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM) dan LAZNAS Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia bersinergi meluncurkan program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri.
Melalui sinergi strategis ini, para dai dan guru ngaji yang bertugas di berbagai wilayah terpencil dan pedalaman Indonesia akan menerima bantuan finansial berkelanjutan berupa tunjangan bulanan (mukafaah).
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menunjang kesejahteraan hidup para pengajar agama. Dengan jaminan kesejahteraan yang lebih baik, program ini ditargetkan mampu menjaga kelangsungan dakwah, memperkuat pendidikan karakter berbasis agama, serta memotivasi para dai dan guru ngaji untuk terus mengabdi tanpa mencemaskan keterbatasan ekonomi.
“Program ini menyediakan dukungan mukafaah selama satu tahun penuh bagi para Dai dan Guru Ngaji, guna memastikan kelangsungan pengabdian mereka di daerah-daerah terpencil di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Tegar menambahkan, program yang digagas bersama oleh perbankan syariah dan LAZNAS ini difokuskan untuk menjangkau para Dai dan Guru Ngaji yang berdedikasi di lima wilayah. Kawasan-kawasan tersebut meliputi daerah terluar dan lintas negara, yakni Tabalong (Kalimantan Selatan), Toli-Toli (Sulawesi Tengah), Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Timor Leste.
“Dukungan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, karena ketika para dai dan guru ngaji terus mengabdi, ilmu serta kebaikan yang mereka ajarkan akan mengakar kuat di tengah masyarakat,” ucap Tegar.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sekaligus Pembina BMM Imam Teguh Saptono mengatakan, dukungan kepada para dai dan guru ngaji merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para pejuang dakwah dalam menjaga keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an, terutama di wilayah terpencil yang minim akses dan sumber daya.
Menurutnya, mereka adalah ujung tombak yang menjaga api dakwah dan literasi Al-Qur’an tetap menyala, meskipun harus berjuang di tengah berbagai keterbatasan.
“Bank Muamalat dan BMM menegaskan komitmennya untuk mendampingi para Dai dan Guru Ngaji di pelosok negeri. Kepedulian kepada mereka merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menjaga keberlanjutan dakwah sekaligus berdampak luas demi terciptanya masyarakat pedalaman yang religius dan sejahtera,” pungkas Imam. (Arumi)
JAKARTA - Telkomsel menghadirkan pilihan bundling Halo dan SIMPATI untuk iPhone 18 Pro dan iPhone…
YOGYAKARTA – Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya pengeluaran 4.266 gram atau sekitar 4,2 kilogram padatan…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…
JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bekerja sama dengan PT MRT Jakarta…
JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) memberikan beasiswa pendidikan…
YOGYAKARTA - Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) sebagai langkah bersama…