Categories: Edukasi

BEM FK Universitas Ahmad Dahlan Adakan Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar

Advertisements

SLEMAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) rutin menggelar kegiatan untuk mengembangkan hard skill mahasiswanya. Selain itu, pengembangan soft skill para mahasiswa juga terus dilakukan.

Realiasi kegiatan tersebut digelar dalam bentuk aksi bertajuk ‘Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar (GFKM).’ Kegiatan ini dikembangkan melalui dharma bakti ilmu kepada masyarakat secara langsung.

“Acara kegiatan ini diinisiasi BEM-FK UAD bekerja sama dengan Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) UAD, serta Desa Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dan II Merapi,” jelas Ketua Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar Fatasya, Minggu (03/10/2021).

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber dr Ario Tejosukmono MMR (dosen Fakultas Kedokteran UAD) dan Dholina Inang Pambudi MPd (Dosen FKIP-UAD juga Kepala Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana UAD).

Fakultas Kedokteran UAD memang memiliki konsentrasi menghasilkan lulusan dokter di bidang kebencanaan.

Tema yang diangkat Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar kali ini adalah ‘Generasi Muda Mandiri Tanggap Bencana untuk Sehatnya Indonesia’. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dan diikuti perwakilan Karang Taruna Desa Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dokter Ario Tejosukmono MMR (Dosen FK-UAD) berbagi ilmu terkait  penanganan luka dan patah tulang. Pada sesi praktik/simulasi masing2 kelompok difasilitasi mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Menurut Fatasya, kegiatan GFKM ini dikemas dengan dua metode klasikal dan praktik/simulasi. Harapannya, kegiatan tersebut bisa memberikan bekal bagi generasi muda dalam penanganan luka dan patah tulang, sekaligus membangun kesiapsiagaan masyarakat.

Sementara itu, Lurah Desa Hargobinangun Amin Sardjito SH mengapresiasi  kegiatan yang diinisiasi BEM-FK UAD tersebut. Ia berharap, ilmu yang diperoleh bisa “digethok tularkan” ke masyarakat lebih luas.

Ketua Karang Taruna Hargobinangun Dika berharap, semoga kegiatan tersebut berlanjut.

“Semoga kerja sama ini bisa berlanjut, karena ilmu yang diberikan sangat bermanfaat,” pinta Dika.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Hingga Juli 2026, DPLK Syariah Muamalat Bekerja Sama dengan 971 Perusahaan

JAKARTA - Jumlah perusahaan yang mempercayakan pengelolaan dana pensiun karyawan kepada DPLK Syariah Muamalat terus…

1 hari ago

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal dengan Iming-Iming Keuntungan Tinggi

PURWOKERTO - Masyarakat perlu mewaspadai penawaran investasi maupun deposito yang menjanjikan imbal hasil tinggi di…

1 hari ago

DPLK Syariah Muamalat Jadi Investor Pertama ETF Emas

JAKARTA - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat terus menunjukkan kinerja yang solid sebagai…

3 hari ago

Perkuat Komitmen pada Asuransi Inklusif dan Investasi Berkelanjutan, PT AXA Mandiri Financial Services Raih ESG Award 2026 by KEHATI

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meraih penghargaan ESG Award 2026 by…

4 hari ago

Telkomsel Hadirkan BTS, Harapan Baru di Gunungwangi, Purworejo

PURWOREJO - Perjalanan menuju Gunungwangi, Kecamatan Kaligesing, Purworejo, bukanlah perjalanan biasa. Jalan berkelok dengan tanjakan…

5 hari ago

Penawaran Investasi Bodong Masif,  OJK, Akademisi, dan Praktisi Hukum Ingatkan Masyarakat untuk Waspada

PURWOKERTO –  Masyarakat diminta tidak mudah tergiur keuntungan besar dalam waktu singkat, saat ada tawaran…

5 hari ago