Categories: Edukasi

Ubah Limbah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik Cair, Mahasiswa PLK UNY Bantu Warga Desa Menden Klaten

Advertisements

KLATEN – Kreativitas mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) saat mengikuti program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) terlihat melalui inovasi sederhana namun berdampak. Tim PLK UNY di Desa Menden, Kebonarum, Klaten berhasil mengolah limbah kulit bawang merah menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai guna bagi masyarakat.

Inisiatif tersebut dilatarbelakangi melimpahnya limbah dapur berupa kulit bawang merah yang selama ini hanya dibuang. Melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif, mahasiswa menghadirkan solusi pengelolaan sampah organik menjadi produk yang bermanfaat untuk pertanian rumah tangga, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Narasumber kegiatan, mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA UNY Adita Ananta Putri menjelaskan, kulit bawang merah memiliki kandungan senyawa yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman.

“Kulit bawang merah mengandung zat-zat yang mampu merangsang pertumbuhan akar, menyuburkan tanaman, serta membantu mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” ujarnya, baru-baru ini.

Proses pembuatan pupuk organik cair tersebut tergolong sederhana dan bisa dilakukan masyarakat luas. Adapun bahan utama yang digunakan, antara lain kulit bawang merah, air cucian beras (cucian pertama), dan gula jawa. Seluruh bahan difermentasi dalam wadah tertutup selama kurang lebih tujuh hari hingga menghasilkan larutan dengan aroma khas fermentasi.

Ketua PLK UNY di Desa Menden Fauzan Nurul Huda mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga edukasi masyarakat.

“Kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga. Dengan cara sederhana ini, limbah yang sebelumnya tidak bernilai bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bahkan berpotensi menghemat biaya pertanian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fauzan menambahkan, kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Mereka antusias mengikuti pelatihan dan mencoba langsung proses pembuatan pupuk organik cair tersebut. Selain mudah dibuat, hasilnya juga terbukti membantu menyuburkan tanaman seperti sayuran dan tanaman hias.

Tim PLK UNY di Desa Menden terdiri dari 10 mahasiswa. Mereka adalah Alia Lailatul Udhiyah, Fauzan Galih Ramadan, Fauzan Nurul Huda, Iffah Nur Fauziyyah, Adita Ananta Putri, Berlian Aurel Hartoto, dan Adelia Revariana Putrinova. Selanjutnya, ada Mumtaz Alifiyana Putri, Hanna Anggita Martania, dan Bayu Rizqianto Febri Saputra.

Kolaborasi lintas disiplin tersebut turut memperkuat implementasi program berbasis pemberdayaan masyarakat.

Selain memberikan manfaat ekonomi, inovasi ini juga berkontribusi pada SDGs poin 13 (penanganan perubahan iklim) melalui pengurangan limbah organik, serta poin 15 (menjaga ekosistem darat) dengan mendorong penggunaan pupuk ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk organik cair menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam menciptakan pola hidup berkelanjutan di masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PLK UNY tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa. Program ini diharapkan bisa terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari gerakan pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Pupuk organik cair tersebut disosialisasikan di Balai Desa Menden Klaten, Minggu (3/5/26) dan dihadiri lebih dari 50 warga desa yang antusias menyimaknya.

Sri Yuliani, salah satu warga Desa Menden merasa senang dengan sosialisasi tersebut. Karena, dirinya baru mengetahui manfaat limbah kulit bawang merah yang selama ini hanya dibuang sebagai sampah.

“Ini bisa saya coba untuk praktik dirumah” tuturnya. (Arumi)

admin

Recent Posts

AXA Mandiri, AXA Financial Indonesia dan AXA Insurance Bekerja Sama dengan LFC Retail Indonesia, Hadirkan Dua Legenda Liverpool FC

DENPASAR - Sebagai bagian dari kemitraannya dengan Liverpool FC sebagai Official Global Training Partner, PT…

8 jam ago

Hingga Agustus 2026, Jumlah Transaksi Isi Ulang Kartu Uang Elektronik via Muamalat DIN Alami Pertumbuhan Hingga 180,52%

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital nasional, salah…

2 hari ago

Investasi Bodong di Purwokerto, Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

PURWOKERTO - Terdakwa kasus pidana penipuan dan penggelapan dana para pensiunan di Purwokerto, Nurma Handika…

4 hari ago

Bareng ADPLK, DPLK Syariah Muamalat Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Dana Pensiun Syariah di Indonesia

JAKARTA - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat sebagai pelopor industri dana pensiun syariah…

4 hari ago

Transformasi Bisnis menuju Segmen Retail dan SME, Bawa Bank Muamalat  Raih Dua Penghargaan

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 atas keberhasilannya…

1 minggu ago

Gandeng BMM, Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank…

2 minggu ago