JAKARTA – Peluncuran bursa kripto diundur lagi. Hal tersebut sudah ditegaskan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. Penegasan juga dinyatakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
“Kami masih sedang memastikan lagi kesiapan sistem di bursa agar terintegrasi paralel sambil menunggu kesiapan infrastruktur pendukung lainnya seperti kliring dan kustodi,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Tirta Karma Senjaya memberikan keterangan, Selasa (05/04/2022).
Tirta menegaskan, pihaknya tengah memastikan lagi kesiapan untuk peluncuran bursa dan belum bisa memastikan lagi kapan persiapan itu akan rampung.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang menaungi Bappebti menegaskan, mundurnya peluncuran bursa kripto merupakan bentuk kehatian-hatian dan ketelitian dari pemerintah dalam melindungi masyarakat yang beraktivitas di perdagangan cryptocurrency. (tim redaksi)
Tercatat ada 18 calon pedagang fisik aset kripto di situs Bappebti:
YOGYAKARTA - Bencana banjir yang menimpa beberapa wilayah di Sumatera pada November 2025 lalu memberikan…
YOGYAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyelenggarakan Shake Out Run Mandiri Jogja…
JAKARTA – Tahun 2026, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) membuka dengan catatan impresif. Bank…
JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) mendistribusikan 5.250 hewan…
BANYUMAS - Polresta Banyumas telah menelusuri sejumlah aset dan rekening tabungan milik D (36), tersangka…
SURABAYA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan…