JAKARTA – Peluncuran bursa kripto diundur lagi. Hal tersebut sudah ditegaskan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. Penegasan juga dinyatakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
“Kami masih sedang memastikan lagi kesiapan sistem di bursa agar terintegrasi paralel sambil menunggu kesiapan infrastruktur pendukung lainnya seperti kliring dan kustodi,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Tirta Karma Senjaya memberikan keterangan, Selasa (05/04/2022).
Tirta menegaskan, pihaknya tengah memastikan lagi kesiapan untuk peluncuran bursa dan belum bisa memastikan lagi kapan persiapan itu akan rampung.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang menaungi Bappebti menegaskan, mundurnya peluncuran bursa kripto merupakan bentuk kehatian-hatian dan ketelitian dari pemerintah dalam melindungi masyarakat yang beraktivitas di perdagangan cryptocurrency. (tim redaksi)
Tercatat ada 18 calon pedagang fisik aset kripto di situs Bappebti:
JAKARTA - Bank Mandiri menyepakati pembagian dividen senilai Rp 44,47 triliun atau setara 79 persen…
JAWA TENGAH - Menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh harapan dan doa. Di…
Sangat Tepat Memilih Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar JAKARTA - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur…
JAMBI - Universitas Jambi (UNJA) menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).…
JAKARTA – Penggunaan sejumlah fitur aplikasi mobile banking milik PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Muamalat…
JAMBI - Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, memberikan…