JakOnePay dari Bank DKI menjadi aplikasi unggulan.
JAKARTA – Bank DKI mengarahkan para pedagang untuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan digital dari bank milik Pemda DKI Jakarta tersebut. Apalagi Bank DKI tengah mendorong digitalisasi layanan keuangan hingga ke pasar-pasar. Saat ini, Bank DKI fokus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berpartisipasi pada program KUR.
Direktur Ritel and Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi mengatakan, perseroan menargetkan bisa menyalurkan KUR sebesar Rp 1 triliun kepada pelaku UMKM di wilayah operasional Bank DKI, baik debitur eksisting, anggota JakPreneur, dan Pedagang Perumda Pasar Jaya.
“Zaman sekarang melakukan aktivitas sehari-hari kini semakin mudah karena semua sudah serba digital. Kami ingin agar para pedagang dan pembeli di pasar Kebayoran Lama ini bisa memanfaatkan layanan digital dari Bank DKI agar transaksi jual beli bisa semakin mudah, aman, dan cepat,” kata Babay di kantornya, Senin (4/7/2022).
Babay melanjutkan, JakOne Pay merupakan simple apps dari Bank DKI yang bisa dipergunakan untuk melakukan transaksi jual-beli menggunakan metode scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya.
Masyarakat yang ingin mempergunakan JakOne Pay, ujar Babay, tidak perlu menjadi nasabah Bank DKI. Mereka cukup download aplikasinya pada Google Play Store bagi smartphone berbasis android dan App Store bagi smartphone berbasis IOS. Informasi lebih lengkap bisa didapatkan di laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com.
“Pengunjung pasar biasanya transaksi yang dilakukan hanya jual-beli, lewat JakOne Pay, para pembeli di pasar itu nggak akan kesulitan untuk sekedar buka aplikasi dan scan QRIS pedagang pasar, dari pada mereka mesti ngambil uang di dompet. Terlebih, tampilan interface JakOne Pay juga ramah untuk segala usia,” katanya.
Bank DKI juga memiliki aplikasi JakOne Moblile. Lewat aplikasi tersebut, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna dalam menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile, dan handal. Mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, pembayaran pajak dan retribusi, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, berdonasi bagi sesama, hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito di mana saja dan kapan saja.
Bank DKI juga mengajak pelaku UMKM mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor, di mana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan.
“Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM bisa melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi,” katanya. (tim redaksi)
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa penyaluran pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus…
YOGYAKARTA - Memulai hidup sehat sering kali terasa rumit. Berangkat dari hal tersebut, Telkomsel bersama…
YOGYAKARTA - Perawatan luka masih menjadi tantangan besar dalam dunia kedokteran modern. Karena, karakteristik luka…
JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank…
Untuk Menguji Kemampuan Siswa SMK dari Riset hingga Penjualan Nyata YOGYAKARTA – Para siswa diajak…
JAKARTA - PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau lebih dikenal sebagai JNE kembali menorehkan prestasi.…