Categories: Dagang

Yess!!! BRI Kolaborasi dengan SRC Dukung Bisnis UMKM melalui Layanan Digital Payment

Advertisements

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus meningkatkan dan mengupayakan perluasan akses pasar pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bagaimanapun, bank berkode emiten BBRI dikenal sebagai bank dengan ekosistem UMKM terbesar di Indonesia ini ikut mendukung akselerasi digitalisasi UMKM dalam bentuk layanan digital payment.

BRI berkolaborasi dengan PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) dalam menginisiasi kerja sama layanan digital payment dengan menyediakan produk Tabungan BritAma dengan fasilitas Asuransi Personal Accident, Internet Banking BRImo untuk toko kelontong SRC.

Selain itu, wujud kerja sama keduanya mengintegrasikan fitur pembayaran BRIVA yang bisa mempermudah proses pembayaran dari toko kelontong kepada Mitra SRC pada platform AYO SRC.

Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan, dengan adanya fasilitas kemudahan digital payment BRI, diharapkan para pemilik toko kelontong binaan SRCIS bisa mengembangkan dan membesarkan volume penjualan di toko yang dikelolanya secara modern. Dengan begitu, mekanisme pembayaran menjadi lebih mudah dan fleksibel.

“Untuk mempermudah menerima pembayaran dari customer, BRI menyediakan QRIS BRI. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya BRI dan SRCIS untuk mendorong para pelaku UMKM bertransaksi secara cashless,” kata Andrijanto, baru-baru ini.

Tujuan utamanya adalah mendorong UMKM lebih kuat. Hal tersebut selaras dengan program pengembangan UMKM BI, yaitu meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi biaya, serta perluasan pasar.

Andrijanto menambahkan, kekuatan UMKM menjadi faktor pendorong pula terhadap ekonomi digital semakin berkembang di Indonesia.

BRI memiliki jaringan yang sangat luas tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya, selaras dan terintegrasi dengan letak toko kelontong binaan SRCIS yang tersebar di Indonesia. Kedua, hal ini menjadi kekuatan kolaborasi untuk menciptakan transaksi dan volume penjualan yang optimal.

Seperti diketahui, SRCIS menaungi lebih dari 5.000 Mitra SRC dan 160.000 toko kelontong SRC yang memiliki visi untuk mengembangkan usaha toko kelontong Indonesia dan UMKM secara berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan bisa meningkatkan volume transaksi, value chain, dan CASA BRI. Seluruh unit kerja, e-channel, dan AgenBRILink siap mendukung pembayaran virtual account dari para toko kelontong yang tersebar cukup luas di Indonesia.

BRImo merupakan produk andalan dalam melayani nasabah-nasabah yang lebih digital literate menuai keberhasilan. Hal ini ditunjukkan dari volume transaksi finansial melalui BRImo yang mencapai Rp.2.669 triliun atau tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi jumlah transaksi mencapai Rp 1,83 miliar transaksi. Berbanding lurus dengan itu, users BRImo pun melesat 68,46% yoy menjadi 23,85 juta users pada Desember 2022.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Layanan Muamalat Digital Integrated Access Bank Muamalat Tumbuh Positif

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat jumlah pengguna layanan cash management system bernama…

5 jam ago

Program AZKO Purwakarta, Ajak Warga Hidup Berkualitas pada Momen Last Chance BOOM SALE

PURWAKARTA – Puluhan warga mengikuti senam sehat dan edukasi pembuatan healthy juice yang diselenggarakan AZKO…

5 jam ago

Datangi SMA Negeri 3 Jakarta, AXA Mandiri Bekali Para Siswa dengan  Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)…

2 hari ago

Bank Muamalat Kunjungi ke PP Muhammadiyah yang Dikenal Sebagai Nasabah Loyal

YOGYAKARTA - Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ricky Rikardo Mulyadi (tengah) melakukan kunjungan silaturahmi…

2 hari ago

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

5 hari ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

5 hari ago