Categories: Terkini

Pedagang Pasar se-Sleman Titip Harapan Besar kepada Harda-Danang di Pilkada 2024

Advertisements

SLEMAN – Puluhan perwakilan pedagang dari 34 pasar tradisional se-Sleman mendatangi rumah calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya, di Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean, pada Kamis siang (10/10/2024). Selain memberikan dukungan kepada pasangan Harda-Danang dalam Pilkada 2024, mereka juga menyampaikan berbagai keluhan dan harapan kepada mantan Sekda Sleman tersebut.

Satu di antaranya disampaikan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Godean, Sri Kundari. Ia berharap pasangan Harda-Danang, jika terpilih bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang di Pasar Godean.

“Harapannya, Pasar Godean lebih maju, lebih aman, dan lebih ramai pembeli,” ujarnya.

Selain itu, Sri juga mengusulkan agar pasangan calon tersebut bisa mendorong supaya ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Sleman memprioritaskan belanja kebutuhan sehari-hari di pasar-pasar tradisional. “Kami harap Pak Harda dan Mas Danang bisa menarik ASN untuk berbelanja di pasar tradisional agar pasar yang saat ini sepi bisa bangkit lagi,” tambahnya.

Sementara itu, sesepuh Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Sleman, Zainudin menambahkan, ada masalah serius terkait pengelolaan sampah di beberapa pasar yang perlu segera diselesaikan. “Pedagang sudah membayar retribusi, jangan sampai terbebani lagi, termasuk soal sampah yang membuat pasar tidak nyaman,” kata mantan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Prambanan itu.

Ia juga menyoroti penumpukan sampah di Pasar Sleman 1 dan Pasar Gentan, Ngaglik, selama dua bulan terakhir yang sangat merugikan pedagang.

Zainudin berharap, pasangan nomor urut 2, Harda-Danang bisa menyelesaikan persoalan sampah di Sleman. “Semoga Pak Harda dan Mas Danang bisa mengatasi hal ini,” tambah Zainudin.

Merespons aspirasi tersebut, Harda Kiswaya berjanji akan meningkatkan kualitas pasar tradisional di Sleman. Caranya dengan melibatkan aspirasi masyarakat, baik pedagang maupun pembeli. “Kami akan menyerap aspirasi masyarakat dalam setiap pembangunan pasar, sehingga pasar tradisional bisa mengikuti perkembangan zaman,” kata Harda.

Mengenai pengelolaan sampah, Harda berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada agar masalah sampah dapat diselesaikan dengan cepat. “Sampah adalah masalah kita bersama, dan kami akan melibatkan semua pihak. Untuk sampah di fasilitas umum seperti pasar tradisional, pemda yang akan mengurusi. Sedangkan untuk sampah rumah tangga, akan dikelola oleh BUMKal atau Badan Usaha Milik Kalurahan,” jelasnya. (Arumi)

admin

Recent Posts

Bank Muamalat Salurkan Hewan Kurban untuk Semarak Qurban Muamalat 2026

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyelenggarakan “Semarak Qurban Muamalat 2026” untuk memeriahkan Iduladha…

3 hari ago

Luncurkan MyProtection Income Plus, Allianz Life Gandeng Maybank Indonesia

JAKARTA - PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk…

3 hari ago

Nasabah Berkesempatan Membeli Emas ANTAM Fisik, Wajib Punya Aplikasi BYOND by BSI

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mendorong seluruh kalangan masyarakat, termasuk…

3 hari ago

BTN Gandeng Bank Sampah Kudus, Perkuat Komitmen Penerapan Prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat komitmen pengurangan emisi berbasis rumah…

3 hari ago

Dorong Percepatan Pembahasan RUU Pemilu, Senator Gus Hilmy: Perlu ada Perspektif Daerah

YOGYAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta Dr. H. Hilmy…

4 hari ago

KAI Daop 6 Yogyakarta Serahkan Bantuan Becak Listrik kepada Pengayuh Becak

YOGYAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah operasi (Daop) 6 Yogyakarta berkerja sama dengan…

4 hari ago