Categories: Indonesia Lengkap

Siapkan 800 Ribu Kursi Kereta Whoosh, PT Kereta Cepat Indonesia China Siap Mudik Lebaran 2025

Advertisements

BANDUNG – Selama masa angkutan Lebaran 2025, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyediakan sebanyak 808.946 tempat duduk. Manajemen kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut bakal mengoperasikan 62 jadwal perjalanan Whoosh setiap harinya.

General Manajer Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, manajemen sudah menyiapkan layanan optimal bagi para penumpang Whoosh pada masa angkutan Lebaran yang akan berlangsung selama 22 hari. Yakni, dimulai pada tanggal 21 Maret hingga tanggal 11 April 2025.

“Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen mencapai hingga 24 ribu penumpang per hari,” kata Eva di Bandung, Jumat (14/3/2025).

Eva melanjutkan, KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler per hari. Angka tersebut meningkat 20 persen dibanding angkutan Lebaran tahun 2024 lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari.

“Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu,” tegasnya.

Ditambahkan Eva, peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Terutama pada tanggal-tanggal favorit yang diprediksi terjadi pada 5 April atau H+2 Lebaran. Karena itu, lanjut Eva, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online, agar perjalanan lebih lancar dan nyaman. Hal tersebut dikarenakan tren pembelian tiket Whoosh, di mana sekitar 85 persen penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

“Kami memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen mencapai hingga 24 ribu penumpang per hari,” kata Eva.

Dia menambahkan, pada periode tersebut, KCIC tetap menjual tiket dengan skema dynamic pricing atau tarif dinamis dengan menawarkan harga lebih hemat pada periode perjalanan tertentu. “Menyambut periode libur panjang ini, KCIC menerapkan skema tarif dinamis di mana tarif kereta menyesuaikan hari dan jam keberangkatan hingga rute yang dipilih,” katanya.

Menurutnya, dengan penerapan skema tarif dinamis tersebut, penumpang mendapatkan fleksibilitas untuk memilih jadwal sesuai dengan tarif yang diinginkan.

“Penerapan skema tarif dinamis ini juga berhasil menarik penumpang untuk memanfaatkan kereta cepat Whoosh sebagai moda pilihan transportasi baik di hari biasa ataupun momen liburan,” katanya. (Arumi)

admin

Recent Posts

BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung

BANDUNG - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…

1 hari ago

Tuntutan Janggal dan Tak Sesuai Kaidah Hukum, Kredit Tidak Bisa Dibatalkan Sepihak

Apalagi Pengajuan Kredit Sesuai Kehendak Nasabah PURWOKERTO - Tuntutan pembatalan kredit kepada Bank Mandiri Taspen…

2 hari ago

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Catat Peningkatan Signifikan Pembayaran Biaya Sertifikasi Halal secara Daring

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat peningkatan yang signifikan pada pembayaran biaya sertifikasi…

4 hari ago

Melihat Nadine Kei Inara dan Cara Generasi Baru Indonesia Membangun Pengaruh dari Ruang Kelas Dunia

JAKARTA - Di era media sosial, prestasi sering kali diperlakukan seperti etalase. Sertifikat dipamerkan, gelar…

4 hari ago

Cukup 1 Menit, Nasabah Diajak Ikut Survei Danantara CX100, AXA Mandiri Soroti Kemudahan Klaim Digital dan Express Claim

JAKARTA – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) mengajak nasabah untuk berpartisipasi dalam Polling…

4 hari ago

Forum Bersama Pimpinan dan Tim Penjualan, BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Surabaya

JAKARTA - Pimpinan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Muamalat berfoto bersama peserta Synergy…

5 hari ago