Bursa Efek Indonesia.
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti fenomena high shareholder concentration (HSC) atau kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada pihak tertentu. Sebelumnya, pada tanggal 2 April 2026 lalu, BEI sudah mengumumkan sembilan emiten dengan struktur kepemilikan yang didominasi kelompok terbatas.
Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna, pengumuman yang dilakukan bursa tersebut bukan merupakan sanksi. Namun, sebagai bentuk transparansi kepada investor.
“Ini informasi netral. Tujuannya agar investor memahami struktur kepemilikan saham,” papar Nyoman usai pencatatan saham WBSA di gedung BEI, Jumat (10/4/2026).
Selanjutnya, pihak BEI juga mendorong emiten dalam kategori tersebut segera mengambil langkah strategis. Seperti aksi korporasi atau pelepasan saham. Semuanya untuk meningkatkan porsi kepemilikan publik, sesuai aturan yang berlaku di bursa.
Ditambahkan Nyoman, kebijakan tesebut mengacu pada praktik global. Termasuk mendorong untuk melampaui standar internasional di sejumlah pasar. Seperti Hong Kong.
Bagaimanapun-lanjut Nyoman- transparansi yang lebih tinggi diyakini bisa meningkatkan kepercayaan investor. Termasuk kepada investor asing terhadap pasar modal Indonesia.
“Jangan lihat dampak jangka pendek. Semua itu untuk membangun trust jangka panjang agar investasi semakin masuk,” pungkasnya.(Arumi)
Daftar emiten yang masuk kategori HSC:
BANDUNG - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…
Apalagi Pengajuan Kredit Sesuai Kehendak Nasabah PURWOKERTO - Tuntutan pembatalan kredit kepada Bank Mandiri Taspen…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat peningkatan yang signifikan pada pembayaran biaya sertifikasi…
JAKARTA - Di era media sosial, prestasi sering kali diperlakukan seperti etalase. Sertifikat dipamerkan, gelar…
JAKARTA – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) mengajak nasabah untuk berpartisipasi dalam Polling…
JAKARTA - Pimpinan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Muamalat berfoto bersama peserta Synergy…