Penyaluran air bersih bagi warga yang membutuhkan di Jawa Barat.
JAWA BARAT– Fenomena El Nino yang melanda Indonesia memicu musim kemarau berkepanjangan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah daerah. Dampaknya tidak hanya mengurangi ketersediaan air bersih, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan, ketahanan pangan, hingga perekonomian masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Baitulmaal Muamalat (BMM) menginisiasi program El Nino Survival – Gerakan Sedekah Sahabat sebagai upaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini dijalankan dalam dua fase, yakni fase tanggap darurat melalui penyaluran Sedekah Pangan dan Sedekah Air Bersih, serta fase pemulihan jangka panjang melalui Sedekah Pendidikan dan Sahabat UMKM untuk memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, dalam fase tanggap darurat, BMM menyalurkan 14.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Barat. Sebanyak 8.000 liter didistribusikan kepada sekitar 2.100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Adapun 6.000 liter lainnya disalurkan kepada 320 KK di Kampung Sawo Mekar, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Tegar menambahkan, kekeringan di Desa Nagrak memaksa ribuan warga menggunakan air Sungai Cikeas untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi meski kualitasnya tidak layak. Sementara di Desa Citatah, mengeringnya sumber air utama membuat ratusan keluarga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Aksi kemanusiaan ini menjadi solusi cepat dalam menyediakan pasokan air bersih, sekaligus mitigasi risiko munculnya wabah penyakit akibat menurunnya kualitas sanitasi selama musim kemarau panjang,” ujarnya di Bogor, Senin (3/8/2026 ).
Sementara itu, Pembina BMM Imam Teguh Saptono mengungkapkan distribusi air bersih melalui Gerakan El Nino Survival ini merupakan inisiatif taktis BMM untuk menjaga kekebalan hidup (survabilitas) masyarakat di wilayah-wilayah yang rawan kekeringan.
“Lewat Gerakan Sedekah Sahabat, BMM mengajak masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan untuk bersama menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak El Nino. Selain bantuan darurat, kita juga dapat membangun ketahanan ekonomi dan pendidikan agar mereka mampu bangkit dan lebih siap menghadapi krisis di masa datang,” pungkasnya. (Arumi)
MANADO - PT Bank Mandiri Taspen berkomitmendalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian ekonomi nasabah pensiunan. Salah…
PURWOKERTO - Penyidikan kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang ditangani Polresta Banyumas terus mengungkap pola…
JAKARTA - Head of Public and Media Relations PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Deddy Thridha…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat jumlah pengguna layanan cash management system bernama…
PURWAKARTA – Puluhan warga mengikuti senam sehat dan edukasi pembuatan healthy juice yang diselenggarakan AZKO…
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)…