JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 30 perusahaan publik yang ingin menerbitkan emisi obligasi dan sukuk senilai Rp 24,84 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai 3 September 2021, ada 30 perusahaan yang berada pada pipeline saham bursa dengan total dana yang direncanakan untuk dihimpun sebesar Rp 9,6 triliun.
“Untuk obligasi dan sukuk, saat ini sudah 26 emisi yang berada di pipeline bursa dan akan diterbitkan oleh 17 perusahaan. Total emisi obligasi maupun sukuk yang direncanakan oleh perusahaan-perusahaan tersebut sebesar Rp24,84 triliun,” kata Nyoman Yetna, Selasa (07/09/2021).
BEI menilai perusahaan masih antusias untuk melakukan pendanaan di pasar modal. Semua itu bisa dilihat dari perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline jumlahnya masih baik.
Menurut Nyoman Yetna, antusiasme dan optimisme terhadap pasar modal dinilai masih terjaga baik. Hal itu didorong oleh stabilitas nasional dan pemulihan ekonomi yang masih berlanjut di tahun 2021.
Nyoman Yetna menambahkan, setiap emiten memiliki opsi pendanaan masing-masing. Semua menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
“Contohnya, ada perusahaan yang sudah berulang kali mencatatkan obligasi maupun sukuk, akan lebih dikenal publik. Kondisi ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan bila melakukan pendanaan selanjutnya,” katanya.
Adapun, perusahaan tersebut kemungkinan telah memiliki basis investor yang telah melakukan investasi pada obligasi maupun sukuk yang diterbitkan sebelumnya.
Kondisi yang sama juga bisa terjadi pada perusahaan yang akan melakukan rights issue. BEI mencatat ada 44 perusahaan publik yang ingin menggelar rights issue dengan target dana Rp116,57 triliun.
Nyoman Yetna mengungkapkan, saat ini total emisi rights issue dalam pipeline Bursa berjumlah 44 perusahaan dengan total dana yang direncanakan sebesar Rp116,57 triliun. Ia mengatakan, salah satu perusahaan yang akan melakukan penambahan modal melalui rights issue adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Total dana yang akan diperoleh BBRI ditargetkan Rp 95,9 triliun.
“Pelaksanaan rights issue yang dilakukan BBRI merupakan nilai rights issue terbesar di tahun 2021 dan akan mencetak sejarah baru dalam perolehan dana sejak diaktifkannya pasar modal Indonesia,” katanya.(tim redaksi)
YOGYAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah menyiapkan aktivasi Penjaminan Polis Asuransi yang ditargetkan bakal…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau…
YOGYAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) menyelenggarakan Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik: Diskusi…
JAKARTA - PT Majoris Asset Management (Majoris), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat), dan…
KUALA LUMPUR - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berkolaborasi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperluas edukasi perencanaan keuangan syariah sejak dini…