ATM jaringan Maybank cukup tersedia di berbagai lokasi.
JAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menyiapakan dana untuk melunasi efek bersifat utang perseroan, yakni obligasi berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap IV Tahun 2019 Seri B. Surat utang ini akan jatuh tempo pada 27 Maret 2022.
Direktur Maybank Indonesia Muhamadian mengatakan, perseroan telah menyediakan dana untuk melunasi pokok dan bunga obligasi tersebut kepada pemegang obligasi. Adapun dana pelunasan pokok dan bunga obligasi tersebut mencapai Rp 237,25 miliar yang terdiri dari pokok obligasi sebesar Rp 232,2 miliar dan bunga obligasi ke-12 (gross) sebesar Rp 5,05 miliar.
“Pelunasan akan dilakukan dan didistribusikan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai agen pembayaran. Kami sudah melaporan semua itu, guna memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I.E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi,” kata Muhamadian, dalam keterbukaan informasi, Jumat (04/03/2022).
Seperti diketahui, pada Maret 2019, perseroan menerbitkan dua seri obligasi senilai total Rp 640,5 miliar. Obligasi ini terdiri dari seri A senilai Rp 408,3 miliar dengan bunga 7,75% dan akan jatuh tempo 370 hari setelah diterbitkan. Kemudian seri B senilai Rp 232,2 miliar berbunga 8,7% dan akan jatuh tempo tiga tahun setelah diterbitkan.
Dalam prospektusnya, perseroan menyatakan bakal menggunakan dana hasil aksi korporasi tersebut untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha, khususnya penyaluran kredit.(tim redaksi)
PURWOKERTO – Bank Mandiri Taspen mengapresiasi kunjungan sejumlah nasabah ke kantor cabang Purwokerto, yang ingin…
PURWOKERTO - Penyidikan kasus dugaan penipuan yang menjerat Ratu Investasi Bodong Nurma Handikasari (36 tahun)…
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan…
JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sukses menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)…
JAKARTA - Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada Senin, 22 Juni 2026, Lembaga Penjamin Simpanan…
BANYUMAS – Jumlah korban tindak penipuan yang dilakukan Ratu investasi bodong, Nurma Handikasari (36) terus…