Categories: Terkini

JPW Dukung Pemprov DIY Buat Sekolah Khusus Pelaku Aksi Klithih

Advertisements

YOGYAKARTA – Kasus kejahatan jalanan, di mana pelaku dan korbannya dominan para remaja atau anak di bawah umur menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani semua pihak, baik pemerintah kabupaten/kota maupun propinsi. Selain itu, aparat kepolisian dan lembaga Pendidikan juga wajib Bersama menangani aksi kejahatan jalanan yang biasa disebut klithih tersebut..

“Aksi klithih dalam dua pekan terakhir ini yang mendapat banyak sorotan dari masyarakat pasca meninggalnya Daffa Adzin Albasith, pelajar SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, pada bebarapa waktu lalu (03/04/2022), masih menyisakan luka mendalam,” ungkap Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba, Selasa (19/04/2022).

Menurut Kamba, hingga kini Pemprov DIY tengah menggodok sekolah khusus untuk menampung remaja pelaku kejahatan jalanan atau klithih tersebut. Nantinya, para pelaku klithih ditampung Bersama. Mereka adalah para remaja yang terindikasi sulit ditangani pihak sekolah maupun keluarganya.

“Sekolah khusus bagi pelaku klithih akan berada di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, DIY tersebut, tidak hanya menitik beratkan pada sisi akademik namun perubahan perilaku,” tandasnya.

Tentu saja, atas rencana Pemprov DIY, JPW mendukung semua langkah pemerintah, baik kabupaten/kota maupun propinsi, termasuk pihak kepolisian serta lembaga pendidikan dalam rangka meminimalisir bahkan memberantas aksi-aksi kejahatan jalanan atau klithih yang selama ini bisa mencoreng citra Yogyakarta sebagai kota pelajar, kota budaya, dan kota wisata.

“Semua langkah yang telah, sedang, maupun akan dilakukan pemerintah propinsi maupun kabupaten/kota, termasuk pihak kepolisian serta lembaga pendidikan pasti mempunyai niat dan tujuan yang baik,” kata pria asal Kalimantan ini.

Selain itu, lanjut Kamba, JPW juga menawarkan beberapa cara atau men-sounding kepada pemerintah dengan harapan bisa memutus mata rantai kejahatan jalanan atau klithih tersebut.

Yakni, pertama, melakukan pemetaan dan pendataan para “alumni” atau senior yang tentunya berpengaruh pada geng sekolah atau geng pelajar. Kedua, pemerintah setempat melakukan pengenalan atau silaturahmi pada para alumni atau senior ini. Tentunya pengenalan ini butuh waktu yang tidak sebentar dan tidak ujug-ujug. Ketiga, setelah melakukan pengenalan atau silaturahmi yang lama, pemerintah setempat bisa menawarkan atau memberikan kegiatan positif. “Salah satunya aktivitas ekonomi bagi para “alumni” atau senior ini,” imbuhnya.

Selanjutnya, keempat, disela-sela memberi kegiatan positif, salah satunya aktivitas ekonomi bagi para “alumni” atau senior ini, pemerintah setempat ngobrol dari hati ke hati agar para “alumni” atau senior ini membantu pemerintah menekan aksi-aksi klithih di Yogyakarta. Pemerintah wajib memastikan kedua belah pihak merupakan orang lokal Yogyakarta. Terakhir, kelima, monitoring dan  evaluasi atau monev secara berkala.

“Alasan kenapa para senior atau alumni karena bisa jadi para pelaku kejahatan jalanan atau klithih selama ini lebih takut, lebih patuh, dan lebih manut sama para senior atau alumni ketimbang pada orangtua atau sekolah. Selain itu, salah satu penyebab munculnya aksi klithih adalah adanya peran alumni atau senior  di sekolah,” pungkasnya.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Telkomsel Perkuat Engagement Pelanggan Prestige Lewat Aktivitas Olahraga Padel di Yogyakarta

YOGYAKARTA - Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif…

2 hari ago

Didukung Penguatan Segmen Ritel Consumer, Bank Muamalat Catat Pertumbuhan Pembiayaan

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan pembiayaan consumer sebesar 54,63% secara year…

2 hari ago

AXA Mandiri, AXA Financial Indonesia dan AXA Insurance Bekerja Sama dengan LFC Retail Indonesia, Hadirkan Dua Legenda Liverpool FC

DENPASAR - Sebagai bagian dari kemitraannya dengan Liverpool FC sebagai Official Global Training Partner, PT…

4 hari ago

Hingga Agustus 2026, Jumlah Transaksi Isi Ulang Kartu Uang Elektronik via Muamalat DIN Alami Pertumbuhan Hingga 180,52%

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital nasional, salah…

5 hari ago

Investasi Bodong di Purwokerto, Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

PURWOKERTO - Terdakwa kasus pidana penipuan dan penggelapan dana para pensiunan di Purwokerto, Nurma Handika…

1 minggu ago

Bareng ADPLK, DPLK Syariah Muamalat Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Dana Pensiun Syariah di Indonesia

JAKARTA - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat sebagai pelopor industri dana pensiun syariah…

1 minggu ago