Categories: Terkini

Upaya Melestarikan, Dinas Kebudayaan Sosialisasikan Bentuk Arsitektur Bangunan di KCB

Advertisements

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) mengadakan kegiatan Sosialisasi Bentuk Arsitektur Bangunan di Kawasan Cagar Budaya (KCB) dan Upaya Nyata Pemerintah Kota Yogyakarta dalam Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya. Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 kali pelaksanaan, yakni selama hari Kamis dan Jumat, tanggal 23, 24, 30 Juni dan 1 Juli 2022 di Hotel Royal Darmo Malioboro, Hotel Harper, Hotel D’Senopati Malioboro, dan Hotel Tjokro Style Yogyakarta.

Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta Ir. Aman Yuriadijaya, M.M., Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, yakni M. Ali Fahmi, Krisnadi Setiawan, dan Ahmad Mufaris, Tim Pertimbangan dan Pelestarian Warisan Budaya (TP2WB) yang terdiri dari Fahmi Prihantoro, S.S., S.H., M.Hum., Dr. Ir. Revianto Budi Santoso, M. Arch., serta Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Yogyakarta, yakni Rully Andriadi, S.S.,  Yanuarius Benny Kristiawan, S.T., M.Sc.. Acara ini juga dihadiri beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kemantren dan kelurahan di Kawasan Cagar Budaya atau KCB.

Acara dibuka Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Ir. Aman Yuriadijaya, M.M. Aman menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini bisa menjadi media penghubung untuk menyamakan perspektif dan menguatkan kesamaan pandangan kedudukan keistimewaan Yogyakarta dilihat dari sisi tata ruang.

“Bagi Kota Yogyakarta, aspek geospasial sebagai bagian dari keistimewaan menjadi sangat penting, karena berperan sebagai kontributor utama bagi kepentingan dan penguatan dari sisi tata ruang. Karena itu membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan konstribusinya,” papar Aman.

Selanjutnya, saat memaparkan materinya, Ir. Aman Yuriadijaya, M.M., menjelaskan, kegiatan pelestarian harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemeritah Kota Yogyakarta ingin membangun jembatan antara pelestarian Cagar Budaya dengan kesejahteraan masyarakat, sehingga tujuan dari kegiatan pelestarian Cagar Budaya untuk kesejahteraan masyarakat akan tercapai. Kerja-kerja kolektif dan dialogis harus selalu dikedepankan,” tegas Aman.

Pekerjaan kolektif dan dialogis merupakan adaptasi dari dinamika yang ada di KCB. Karena setiap perkembangan yang ada harus mengikuti aturan yang berlaku. Ini ditegaskan narasumber Yanuarius Benny K. S.T., M.Sc.

“Sebagai Daerah Istimewa yang memiliki Kawasan Cagar Budaya harus selalu mengikuti aturan dalam setiap pembangunannya. Karena setiap Kawasan Cagar Budaya memiliki karateristik khas yang berbeda satu sama lainnya,” ujar Yanuarius.

Kegiatan ini juga bertujuan mensosialisasikan pemberian rekomendasi bentuk arsitektur bangunan di KCB Kota Yogyakarta oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan). Rekomendasi Kebudayaan merupakan arahan teknis yang diberikan Dinas Kebudayaan pada masyarakat yang ingin melakukan kegiatan pembangunan di Kawasan Cagar Budaya. Hal ini menjadi salah satu upaya pelestarian Cagar Budaya.

Upaya pelestarian lain yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta adalah rehabilitasi bangunan Cagar Budaya yang dimiliki oleh masyarakat.

Kepala Bidang Warisan Budaya Susilo Munandar menjelaskan, sejak 2018 hingga 2021, telah dilakukan beberapa kali kegiatan rehabilitasi bangunan Cagar Budaya. “Telah dilakukan beberapa kegiatan rehabilitasi Cagar Budaya pada tahun 2018 hingga tahun 2021. Antara lain, Dalem Brontokusuman pada tahun 2018 dan 2019, Dalem Notoyudan pada tahun 2018, pedestrian di Jalan Mondorakan pada tahun 2019, serta Dalem Notoyudan dan Dalem Pujowinatan pada tahun 2021,” papar Susilo.

Dengan terlaksananya sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan mengetahui bentuk-bentuk arsitektur bangunan yang ada di Kawasan Cagar Budaya, agar nantinya bisa dijadikan pedoman dalam kegiatan pelestarian Cagar Budaya. Selain itu, juga meningkatkan peran serta masyarakat dalam perlindungan dan pelestarian Cagar Budaya.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado Sulawesi Utara, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha Mandiri

MANADO - PT Bank Mandiri Taspen berkomitmendalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian ekonomi nasabah pensiunan. Salah…

21 jam ago

Keterangan Sejumlah Pihak dan Proses Penyidikan, Tersangka Dika “Jebak” Korban dengan Iming-iming Pencairan Bonus

PURWOKERTO - Penyidikan kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang ditangani Polresta Banyumas terus mengungkap pola…

2 hari ago

Alhamdulillah!!! Bank Muamalat Raih Penghargaan Indonesia Public Relations Top Leader 2026

JAKARTA - Head of Public and Media Relations PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Deddy Thridha…

2 hari ago

Layanan Muamalat Digital Integrated Access Bank Muamalat Tumbuh Positif

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat jumlah pengguna layanan cash management system bernama…

3 hari ago

Program AZKO Purwakarta, Ajak Warga Hidup Berkualitas pada Momen Last Chance BOOM SALE

PURWAKARTA – Puluhan warga mengikuti senam sehat dan edukasi pembuatan healthy juice yang diselenggarakan AZKO…

3 hari ago

Datangi SMA Negeri 3 Jakarta, AXA Mandiri Bekali Para Siswa dengan  Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)…

5 hari ago