SEOCon Forum 2022, Ajang Para Pakar SEO Bahas Digital Marketing
JAKARTA – SEOCon Forum 2022 akan menjadi ajang para pakar Search Engine Optimization (SEO) bertemu. Rencananya, event tersebut akan digelar pada Desember 2022 di Bali.
Acara tersebut merupakan wadah bagi para ahli di bidang SEO untuk berdiskusi dan menambah wawasan seputar digital marketing, terutama SEO.
Inisiator SEOCon Forum 2022 Ryan Kristo Muljono mengatakan, dalam forum tersebut, nantinya para peserta memperoleh proyeksi seputar perkembangan marketing digital pada 2023 dengan search sebagai pusat dalam aktivitas pemasaran.
Selain itu, lanjut Ryan, personalisasi dan data-driven marketing juga diramal akan menjadi kunci utama dalam meningkatkan strategi pemasaran. Terlebih, dengan adanya ancaman resesi, para pelaku usaha perlu melakukan penyesuaian terhadap anggaran pemasaran, namun bukan berarti harus menguranginya.
“Memasuki era endemi global ini, hybrid marketing ramai dibicarakan. Karena itu, saatnya setiap usaha menerapkan strategi omnichannel untuk terus berada di hadapan para pengguna secara onsite dan online,” kata Ryan, Jumat (4/11/2022).
Pada ajang SEOCon Forum 2022 tersebut, akan hadir para pembicara ahli. Di antaranya, Lukasz Zelezny (Director, Co-Owner SEO Expert and Consultant), Jon Earnshaw (Chief Product Evangelist and Co-founder of Pi datametrics), Ryan Kristo Muljono (CEO and Founder ToffeeDev & Toffee Events), Ridho Putradi S’gara (Founder and CEO at Search Agency), Kyle Roof (Co-founder Pageoptimizer Pro), Greg Gifford (Vice President SearchLab), James Norquay (SEO Director of Prosperity Media), dan Ilman Akbar (Digital Marketing Lead Pashouses).
Rangkaian acara SEOCON Forum 2022 akan diisi berbagai aktivitas. Mulai dari welcome dinner, morning activity, full day conference, hingga funtivity yang interaktif dan menghibur. Terdapat delapan orang Digital Marketing Expert dengan fokus pembahasan pada SEO yang membahas strategi serta praktik terbaik untuk manajemen SEO.
Di ajang tersebut, awak media juga diajak membahas insight, tren, serta data terkait marketing digital dan SEO di Indonesia.(tim redaksi)











