Categories: Lifestyle

Digitalisasi Pertanian INDICO Tingkatkan Kualitas Hasil Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Wonogiri

Advertisements

Pilot Project Solusi On-Farm DFE Hasilkan 200 Ton Gabah Padi

WONOGIRI – INDICO merupakan anak perusahaan Telkomsel yang berfokus pada pengembangan ekosistem digital. Kali ini, perusahaan ini menuai hasil perdana pada penerapan solusi digital contract farming di sektor teknologi pertanian (agritech).

Melalui platform Digital Food Ecosystem (DFE), INDICO dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berhasil meraih hasil panen sebanyak 200 ton gabah padi dari 40 hektar lahan sawah. Keberhasilan penerapan digitalisasi pertanian tersebut membantu sekitar 50 petani dalam menghasilkan komoditas pertanian yang lebih berkualitas sekaligus meningkatkan nilai komersial hasil pertanian mereka.

CEO INDICO Andi Kristianto mengatakan, pihaknya bisa turut berkontribusi dalam menghasilkan kualitas gabah yang lebih sehat melalui penerapan teknologi Telkomsel Internet of Things atau IoT dan digitalisasi pertanian dalam budidaya pertanian yang dilakukan tiga bulan terakhir.

“Melalui mekanisme digital contract farming, kami juga membantu petani untuk memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari penjualan hasil panen tersebut. Upaya kami dalam pilot project ini menjadi langkah awal strategis dalam memberdayakan sektor agritech yang akan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ungkap Andi, Senin (26/6/2023).

Ditambahkan Andi, digital contract farming mengkombinasikan metode pertanian presisi melalui digitalisasi pertanian dengan jaminan bagi petani dalam memastikan hasil panen terserap dengan harga jual yang lebih tinggi daripada harga pasar. Ada pun digitalisasi pertanian yang INDICO lakukan mulai dari tahap persiapan lahan sampai proses budidaya tanaman meliputi pemanfaatan sensor IoT untuk mengukur kadar Nitrogen, Fosfor, dan Kalium dalam tanah, drone untuk penyiraman lahan menggunakan pupuk dan pestisida, dan aplikasi my.dfe.farm untuk mencatat perkembangan proses budidaya.

Dalam menjalankan seluruh prosedur operasional aktivitas budidaya tersebut, petani dipandu dan didampingi oleh agronomis berpengalaman.

Metode pertanian presisi dalam digital contract farming yang INDICO implementasikan bersama Gapoktan Tani Makmur menghasilkan gabah padi dengan jumlah rata-rata per ubinnya lebih tinggi sekitar 8 persen dibandingkan hasil panen tanpa metode pertanian presisi. Selanjutnya, hasil panen tersebut akan disalurkan melalui mitra INDICO untuk pemasaran dan penjualan lebih lanjut.

Pada musim tanam yang dimulai pada April 2023, petani yang bergabung dalam digital contract farming sempat mengalami kekurangan pasokan air untuk penyiraman lahan. Bersama petani, INDICO mengidentifikasi kendala tersebut dan membangun sumur irigasi sebagai solusi. Hasilnya petani bisa melakukan panen padi sesuai waktu yang telah diprediksi sebelumnya.

Mengantisipasi terjadinya kondisi serupa di masa mendatang, Telkomsel sebagai induk usaha INDICO berinisiatif memberikan bantuan sumur irigasi kepada Gapoktan Tani Makmur yang akan dibangun dalam waktu dekat.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menjelaskan, sebagai leading digital telco, Telkomsel secara konsisten membuka semua peluang dalam menciptakan nilai bernilai tambah bagi kemajuan masyarakat dengan mengakselerasi pertumbuhan ekosistem digital Indonesia. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) Soil Sensor & Precision Farm Management System dari Telkomsel dan kolaborasi dengan mitra dan stakeholders, INDICO sebagai anak usaha Telkomsel yang kini mengusung solusi DFE membuktikan kapabilitas digitalnya dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian Gapoktan Tani Makmur di Wonogiri.

“Dengan solusi pertanian presisi berbasis teknologi digital yang mencakup keseluruhan proses on-farm ke off-farm, kami berharap DFE bisa memperluas kontribusi digitalisasi untuk pemberdayaan petani, dengan konsisten mendampingi bagi petani hingga proses pascapanen, membuka akses pasar, serta memperluas cakupan lahan yang digarap. Semoga ke depan, sinergi Telkomsel dan INDICO melalui DFE semakin memperkuat ekosistem digital yang lebih inklusif, serta mengakselerasi pertumbuhan perekonomian bangsa, terutama bagi masyarakat petani secara berkelanjutan,” tegas Hendri.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyambut baik inisiatif Telkomsel dan INDICO dalam membantu petani di Kabupaten Wonogiri.

“Kami berterima kasih pada Telkomsel dan INDICO yang menghadirkan solusi bagi petani untuk bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus kesejahteraan petani. Kami berharap semakin banyak petani di Kabupaten Wonogiri yang memperoleh manfaat dari kehadiran platform DFE,” jelas Setyo.

Sedangkan Bambang Setiyadi, Ketua Gapoktan Tani Makmur Kecamatan Selogiri, Wonogiri menegaskan keberhasilan panen hasil pertanian ditentukan banyak faktor yang tidak bisa dikontrol petani, terutama harga jual yang tidak bisa diprediksi.

“Digital contract farming membuat petani bisa mendapatkan jaminan harga jual yang lebih tinggi rata-rata sekitar dua puluh persen daripada harga pasar. Kepastian inilah yang petani butuhkan agar tetap bisa menjalankan budidaya pertanian di setiap musim tanam dengan lebih tenang. Terima kasih, Telkomsel dan INDICO,” ungkap Bambang.

Melalui platform DFE, INDICO berencana memperluas lahan untuk implementasi solusi on-farm menjadi 1.000 hektar di wilayah Jawa Tengah hingga akhir tahun 2023 ini. Untuk mengembangkan platform DFE, ke depannya INDICO akan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait. Seperti penyedia sarana produksi (saprodi), pemerintah daerah, institusi akademik dan pusat penelitian, serta startup agritech lainnya.(Rumi/Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

Perkara Perdata Nurma Handika Sari Bergulir, Praktisi Hukum Nilai Dasar tuntutan Terhadap Bank

PURWOKERTO - Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dijadwalkan kembali menggelar sidang perkara perdata dengan tergugat utama…

2 hari ago

Tren Positif, Bank Muamalat Catat Produk Pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus Tumbuh

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat tren positif pada produk pembiayaan Multiguna iB…

2 hari ago

Gandeng LAZNAS BMM dan LAZNAS Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Hadirkan Program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat…

5 hari ago

Tersedia iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Telkomsel Lengkapi Pilihan Bundling Halo dan SIMPATI bagi Pelanggan

JAKARTA - Telkomsel menghadirkan pilihan bundling Halo dan SIMPATI untuk iPhone 18 Pro dan iPhone…

5 hari ago

BEA CUKAI JOGJA, GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN SEKITAR 4,2 KILOGRAM EMAS, BERNILAI SEKITAR 11 MILYAR, DI BANDARA YIA

YOGYAKARTA – Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya pengeluaran 4.266 gram atau sekitar 4,2 kilogram padatan…

5 hari ago

Produk Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…

1 minggu ago