Categories: Terkini

Kembangkan KJNI, Resmikan Komunitas Jalan Nordik Surabaya

Advertisements

SURABAYA – Komunitas penggemar olahraga berjalan kaki terus berkembang di tanah air. Termasuk komunitas Nordic walking atau jalan nordik. Perbedaannya dengan komunitas jalan lainnya, para penggemar nordic walking menggunakan dua tongkat ski selama berjalan.

Awalnya, olahraga ini populer di Skandinavia dan bagian lain Eropa. Kini, jalan nordik juga mulai digemari masyarakat Indonesia. Salah satu Komunitas Jalan Nordik yang diresmikan adalah Komunitas Jalan Nordik Surabaya, oleh Ketua Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) DIY Lukman Kudonarpodo SH MIR mewakili Ketua KJNI Pusat. Pelaksanaan pelantikan dilakukan di Gedung Rektorat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (1/7/2023).

Sebelum peresmian KJN Surabaya, terlebih dulu diadakan jalan Nordik bersama-sama mengelilingi Kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Acara peresmian dihadiri KJNI  Semarang, KJNI Yogyakarta, KJNI Cepu, dan dihadiri Pengurus Dewan Guru Besar Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Pada kesempatan tersebut, Lukman mengatakan, Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) sudah tersebar di seluruh Jawa. Ke depan, KJNI akan dikembangkan pula ke luar Jawa.

“Sudah banyak masyarakat di luar Jawa yang menggemari olahraga ini, tapi masih bersifat individu yang belum tergabung dalam KJNI,” ungkap Lukman.

Menurut Lukman, tidak heran olahraga ini cepat berkembang di Indonesia, karena manfaatnya yang nyata dirasakan masyarakat. Dengan jalan nordik, tidak hanya melatih otot-otot kaki, tapi juga otot-otot tubuh bagian atas mulai dari otot lengan, bahu, punggung, dada, dan leher.

Penelitian ‘American Nordik Walking Federation (ANWF)’ mengklaim bahwa dengan Jalan Nordik, 90 persen otot seluruh tubuh terlatih. Selain itu, jalan nordik bisa menjaga keseimbangan tubuh serta membantu menopang berat badan, sehingga beban lutut menjadi lebih ringan. “Tentu saja, ini sangat cocok bagi para senior,” papar Lukman.

Pada peresmian KJN Surabaya, juga dilakukan pelantikan Ketua KJN Surabaya (Kojanorsa) DR Koernia Swa Utomo SP Bedah (DR Onny). “Selanjutnya Ketua KJNI akan menyusun kepengurusan, agar kegiatan organisasi ini ke depannya bisa berjalan dengan baik,” imbuh Lukman.

Sebagai tambahkan, di Indonesia, olahraga Jalan Nordik diperkenalkan Sumartoyo yang memiliki hobi berjalan kaki sebagai aktivitas olahraga rutin sejak tahun 2017. Saat itu, Sumartoyo masih menjadi dosen Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan bertemu dengan temannya yang baru pulang dari Texas, Amerika Serikat. Ia ditawari berjalan kaki menggunakan tongkat.

Awalnya Sumartoyo menolak. Setelah mendapatkan penjelasan, akhirnya dia tertarik mencoba membeli tongkat nordik dan menjajal olahraga yang baru dikenalnya tersebut.

Sumartoyo mengaku, saat itu dirinya masih dianggap aneh. Namun, dirinya tetap menekuninya sambil mengajak beberapa keluarga dan kerabat terdekatnya.

Sejak saat itu, Sumartoyo rutin berjalan Nordik pada pagi hari bersama beberapa dosen dan karyawan PPM di sekitar Jalan Menteng Raya. Sampai akhir 2018, peminat olahraga jalan nordik baru berjumlah sekitar 30 orang yang semuanya didominasi sivitas akademik PPM.

Tekad Sumartoyo memperkenalkan olahraga Jalan Nordik kepada masyarakat luas di Indonesia terus digelorakan. Bersama rekannya, Andi Ilham Said, mereka mendirikan Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) yang diresmikan pada 23 April 2019.

Berkat kegigihannya tersebut, akhirnya KJNI kini memiliki jumlah anggota 700 orang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, hingga Cepu. Beberapa kegiatan yang sukses dilakukan di beberapa tempat. Mulai dari Monas, Taman Ismail Marzuki (TIM), Istora Senayan, dan Kebun Raya Bogor.

Bahkan, di Yogyakarta, kegiatan Jalan Nordik yang digelar KJNI pada 2020 berhasil mendatangkan lebih dari 200 orang peserta. Rute yang dipilih adalah menjelajah beberapa daerah seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, Malioboro, Puncak Pinus Becici, serta Hutan Pinus Mangunan dan Kali Kuning. (Arumi/Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

Kuartal I Tahun 2026, Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp 15,4 Triliun dan Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

JAKARTA - Di tengah tekanan global yang belum mereda akibat meningkatnya tensi geopolitik dan volatilitas…

7 jam ago

Karyawan AXA Mandiri Bersama Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah

Juga Mendonasikan Komposter dan Edukasi Pentingnya Literasi Keuangan JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Bumi,…

1 hari ago

Dukung Transaksi Nasabah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Optimalisasikan Jaringan Kantor yang Dimiliki

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus melakukan optimalisasi jaringan kantor yang dimiliki untuk…

1 hari ago

Bank Mandiri Peroleh Penghargaan dari TIME, Jadi Perusahaan Terbaik Indonesia

JAKARTA - Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan…

4 hari ago

Peningkatan Kebutuhan Pembiayaan Nasabah Consumer Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna iB Hijrah

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa penyaluran pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus…

5 hari ago

Start Small, Build Big: Cara Sederhana Memulai Hidup Sehat Sejak Dini

YOGYAKARTA - Memulai hidup sehat sering kali terasa rumit. Berangkat dari hal tersebut, Telkomsel bersama…

1 minggu ago