Categories: Terkini

Peduli Ketua RT, RW, Kampung, dan LPMK, Pemkot Yogyakarta Daftarkan Mereka Anggota BPJS Ketenagakerjaan

Advertisements

YOGYAKARTA – Sebanyak 3.276 ketua RT, RW, Kampung, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) didaftarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjadi anggota dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakarjaan. Dengan begitu, mereka bakal mendapatkan jaminan perlindungan keselamatan kerja dan kematian. Semua itu untuk memberikan rasa nyaman saat menjalankan tugas melayani masyarakat.

Menurut Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, iuran yang disetorkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan tersebut, seutuhnya ditanggung Pemkot Yogya, melalui APBD Perubahan 2023. Anggaran sebesar Rp 84 juta dialokasikannya untuk jaminan keselamatan kerja dan kematian bagi ketua RT, RW, Kampung, dan LPMK selama dua bulan ke depan.

“Untuk sementara, kita baru bisa menganggarkan dua bulan. Nanti, pada tahun 2024, kita lanjutkan lagi selama 12 bulan,” ungkap Singgih, selesai menyerahkan kartu jaminan secara simbolis di Balai Kota Yogya, Senin (13/11/23).

Singgih meneruskan, jaminan tersebut diberikan Pemkot Yogyakarta untuk menghadirkan perlindungan kerja bagi seluruh perangkat kampung. Menurutnya, baik ketua RT, RW, kampung, hingga LPMK, merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dalam memberikan layanan pada warga di wilayahnya.

“Semua ini bentuk komitmen Pemkot Yogyakarta dalam memberikan perlindungan kerja pada perangkat RT, RW, Kampung, dan LPMK, mereka yang paling dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan DIY Teguh Wiyono mengatakan, perlindungan yang dicakup dalam jaminan tesebut meliputi kecelakaan kerja dan kematian. Dengan mengikuti program tersebut, para perangkat kampung di Kota Yogya lebih leluasa menjalankan ketugasannya.

“Jadi, saat menjalankan tugas tidak merasa cemas lagi, karena Pemkot Yogyakarta sudah menjaminkan beliau-beliau pada program BPJS ketenagakerjaan. Dengan kerja tenang dan bebas cemas, harapannya produktivitas mereka bisa meningkat dalam membantu mendorong kesejahteraan warga masyarakat di lingkungannya,” imbuh Teguh.(Arumi/ Tim Redaksi)

admin

Recent Posts

FSY 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

YOGYAKARTA  -  Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026.…

3 hari ago

201 Tahun Perang Jawa, Ruh Diponegoro Digaungkan Melawan Penindasan

YOGYAKARTA  - Penindasan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, dan oligarki kapitalis dinilai sebagai bentuk kolonialisme baru.…

3 hari ago

Bangun Optimisme, BPKH dan Bank Muamalat  Gelar Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)…

3 hari ago

Bareng PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

JAKARTA - Bersama PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum…

3 hari ago

Lewat Penguatan Ekosistem Layanan Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji Dorong Pertumbuhan Bisnis Bank Muamalat

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat sinergi strategis dengan Bank Muamalat Indonesia…

3 hari ago

Terungkap Fakta Baru, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

PURWOKERTO - Mengejutkan! Sejumlah fakta baru terungkap dalam perkembangan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan…

3 hari ago