5 Ormas Aktif dan Taat Regulasi Dapat Apresiasi Pemkot Jogja
YOGYAKARTA-Pemberian apresiasi bagi ormas (organisasi kemasyarakatan) melalui Ormas Award 2023, merupakan bentuk penghargaan Pemkot Yogyakarta kepada ormas yang aktif, taat regulasi dan berdampak besar bagi masyarakat, disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Nindyo Dewanto, ditemui usai penyerahan Ormas Award 2023 di Hotel Royal Dharmo, Gedongtengen Yogyakarta, Rabu (15/11/2023).
“Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Badan Kesbangpol memberikan Ormas Award 2023, kepada 5 ormas di Kota Yogyakarta. Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap teman-teman ormas di Kota Yogyakarta yang telah memenuhi syarat” kata Nindyo.
Kelima ormas tersebut antara lain Wahdah Islamiyah sebagai juara 1, Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo) juara 2, Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom) juara 3, Paksi Katon juara ,harapan 1 dan Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama (IPNU) juara harapan 2, yang telah melalui penilaian Tim Juri, diantaranya dari Kodim 0734 Kota Yogyakarta dan Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, lanjutnya
“Penilaian dilakukan dengan melihat berbagai aspek antara lain ketaatan terhadap regulasi seperti kepemilikan surat izin dan surat tanda daftar organisasi. Kemudian dampak keberadaanya pada masyarakat, keaktifan dalam kegiatan Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta dan media sosial”, tandas Nindyo.
Menjelang pemilihan umum, Nindyo berharap agar ormas turut menjaga kondisi masyarakat. Ada sekitar 209 ormas di Kota Yogyakarta. Namun baru sekitar 56 ormas yang terdaftar di Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta. Ormas tersebut diantaranya beraktivitas di bidang keagamaan, perempuan, lingkungan hidup, komunikasi, pendidikan dan keamanan dan lain-lain.
Sementara itu Zunan Ahmad Fadholi dari Wahdah Islamiyah (WI) Kota Yogyakarta menyatakan tidak menyangka ormasnya menerima Ormas Award. WI yang aktif sejak tahun 2018, bergerak pada bidang keagamaan khususnya kelas baca Alquran di beberapa masjid, untuk menuntaskan buta huruf Alquran. Saat ini mempenyai peserta sekitar 300 orang, yang tersebar di beberapa masjid di kota Yogyakarta.
“Dengan apresiasi ini menambah semangat agar Wahdah Islamiyah lebih berkontribusi kepada masyarakat Yogya secara lebih luas dan lebih banyak,” ucap Zunan. (Norwind/ Tim Redaksi)











