Categories: Indonesia Lengkap

Dekat dengan Nahdliyyin, Relawan Santri Lawas Deklarasikan Dukungan untuk Harda-Danang

Advertisements

SLEMAN – Kelompok Relawan Santri Lawas, yang terdiri dari puluhan santri senior dari 17 kapanewon di Sleman, mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya – Danang Maharsa, dalam Pilkada Sleman 2024.

Deklarasi terhadap Harda Kiswaya  dan Danang Maharsa ini digelar di Padukuhan Turgogede, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Selasa (29/10/2024).

Inisiator deklarasi, Nurcholis Suharman menjelaskan, dukungan mereka bukan tanpa alasan. “Kami mendukung pasangan Harda-Danang karena keduanya memiliki integritas,” ujarnya.

Nurcholis juga menambahkan, kedekatan pasangan Harda-Danang dengan kalangan Nahdliyyin menjadi faktor penting dalam pilihan mereka. “Sebagai warga Nahdliyyin, tentu kami ingin pemimpin yang dekat dan peduli terhadap NU. Pak Harda dan Mas Danang sudah membuktikan hal itu selama ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurcholis menyampaikan harapannya agar pasangan ini bisa memimpin Sleman dengan adil dan menciptakan suasana damai bagi semua golongan. “Kami berharap Sleman bisa menjadi rumah yang nyaman dan damai untuk semua warga,” tambahnya.

Harda Kiswaya yang hadir pada malam itu menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan tersebut. Mantan Sekretaris Daerah Sleman ini berjanji, bersama Danang Maharsa akan memimpin Sleman dengan adil, jika terpilih.

“Insya Allah, saya dan Mas Danang akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadikan Sleman baru sebagai rumah yang lebih baik lagi bagi warganya,” ujar Harda Kiswaya.

Sebelumnya, Harda Kiswaya telah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren di Sleman menjadi Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, Raperda ini sangat penting untuk memperkuat peran pesantren dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

“Mudah-mudahan jika saya diberi amanah untuk memimpin Sleman, Raperda Pesantren akan segera saya selesaikan menjadi Perda,” ujar Harda.

Ia menjelaskan, keberadaan Perda Pesantren nantinya tidak hanya mengatur tentang pendidikan agama, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, penguatan karakter santri, dan kesejahteraan para pengajar. “Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing. Dengan adanya Perda, kita bisa memberi perhatian lebih, baik dari sisi regulasi maupun dukungan anggaran,” tambah Harda.

Harda berharap, Perda Pesantren ini dapat mendorong keberlanjutan tradisi pesantren sebagai pusat pendidikan yang mandiri, sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan budaya lokal Sleman. (Arumi)

admin

Recent Posts

Skema Kepesertaan Menjadi Fokus Utama, Penjaminan Polis Asuransi Masuki Fase Persiapan Krusial

YOGYAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah menyiapkan aktivasi Penjaminan Polis Asuransi yang ditargetkan bakal…

19 jam ago

Bank Muamalat Bekerja Sama dengan Indosat Luncurkan Program Paket Data Seribu Berkah hingga 31 Desember 2026

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau…

3 hari ago

Lewat AKTIF Musik, Kemenekraf Perkuat Ekosistem Musik Yogyakarta

YOGYAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) menyelenggarakan Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik: Diskusi…

6 hari ago

Kembangkan Filantropi Syariah, Bank Muamalat Bersinergi dengan Majoris dan Trimegah Bersinergi

JAKARTA - PT Majoris Asset Management (Majoris), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat), dan…

6 hari ago

Badan Pengelola Keuangan Haji dengan Bank Muamalat Gelar Kuala Lumpur Hajj Lifestyle Festival 2026

KUALA LUMPUR - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berkolaborasi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk…

1 minggu ago

Bank Muamalat Gandeng Harakah Majelis Taklim Edukasi Perencanaan Keuangan Syariah

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperluas edukasi perencanaan keuangan syariah sejak dini…

2 minggu ago