Tim Telkomsel melakukan pengecekan terhadap pohon Mangrove yang ditanam pada bulan November 2024, melalui taging/ label yang disematkan pada pohon Mangrove.

Sebanyak 4.000 Pohon Mangrove Ditanam di Kendal dan Demak

Advertisements

Telkomsel Bersama Masyarakat Lakukan Langkah Nyata Lindungi Pesisir Kita

 

KENDAL – Warga Kendal dan Demak melihat perubahan kecil, namun bermakna di pesisir pantai mereka. Sebanyak 4.000 pohon mangrove ditanam melalui kolaborasi Telkomsel Jaga Bumi dan Jejakin. Ini merupakansebuah langkah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir.

Mangrove bukan sekadar tanaman. Bagi warga, pohon-pohon ini adalah penahan abrasi, pelindung rumah, dan penjaga mata pencaharian. Dengan semakin seringnya gelombang tinggi dan perubahan cuaca ekstrem, keberadaan mangrove makin penting untuk menjaga pesisir tetap aman.

“Kalau mangrove tumbuh lebat, air pasang nggak gampang masuk. Kami merasa lebih aman, dan yang jelas banyak kepiting, udang serta ikan yang bertelur di sana,” ungkap salah satu warga pesisir Demak yang ikut menanam, beberapa waktu lalu.

Program ini mengajak masyarakat, mahasiswa, komunitas lokal, hingga pelanggan Telkomsel turun langsung berperan dalam menjaga lingkungan. Tidak hanya di lapangan, masyarakat dari seluruh Indonesia juga bisa ikut menanam pohon melalui penukaran Telkomsel Poin di aplikasi MyTelkomsel atau uCoin di aplikasi by.U. Ini merupakan kontribusi jaga bumi menjadi lebih mudah dan bisa diakses siapa pun.

“Menjaga bumi bukan tugas satu orang atau satu lembaga saja. Ini adalah pekerjaan besar yang harus dikerjakan bersama-sama, dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kesadaran bahwa apa yang kita tanam hari ini adalah nafas yang akan dinikmati generasi setelah kita. Semakin banyak yang bergandengan tangan, semakin besar dampak yang bisa kita hadirkan untuk bumi kita,” tegas GM Mobile Consumer Business Region Jawa Tengah and DIY Gamada.

Ditambahkan, teknologi hijau dari Jejakin memungkinkan pertumbuhan setiap pohon dipantau secara digital. Ini untuk memastikan setiap kontribusi masyarakat benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi lingkungan. Transparansi ini menjadi kunci agar gerakan hijau tidak berhenti hanya di hari penanaman. Namun terus berkelanjutan hingga pohon tumbuh kuat dan memberi perlindungan nyata.

Penanaman 4.000 mangrove di Kendal dan Demak tersebut menegaskan langkah kecil yang dilakukan bersama bisa menghadirkan perlindungan besar bagi pesisir kita. Melalui program Jaga Bumi, Telkomsel mengajak masyarakat terus terlibat dalam upaya menjaga lingkungan. “Karena apa pun yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan bersama,” pungkas Gamada. (Arumi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *