Mahasiswa UNY Ikuti Pembelajaran Luar Kampus, Bantu Rebranding Digital Produsen Rengginang
YOGYAKARTA – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjalankan program bagi mahasiswanya. Mereka mengikuti Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK), di mana salah satunya adalah melaksanakan kegiatan rebranding digital. Kegiatan tersebut adalah mengupayakan penguatan ekonomi lokal melalui sentuhan inovasi digital.
Kegiatan rebranding digital dilakukan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Duwet, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo. Adapun fokus utama kegiatan tersebut adalah membantu pengembangan identitas merek dan pemasaran digital pada usaha rengginang “Leo” milik warga setempat.
Kegiatan ini digagas kelompok mahasiswa PLK yang diketuai Entin Listiani bersama sembilan anggota lainnya. Mereka adalah Linda Dwi Rahmawati, Eko Wardoyo, Gadissya Putri Atyanto, Yunita Wahyu Faradina, Lintang Acantya Naraiswari Rahman, Bagus Ahmad Nur Fadilah, Septi Nuryani, Panca Azril Mutaqin, dan Faiz Ahmad Qushayyi.
Program tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi UMKM menuju era digital.
Dalam pelaksanaannya, tim PLK melakukan berbagai pendampingan. Mulai dari pembuatan katalog produk, pembuatan QRIS, Linktree, email, fotografi produk, hingga pemanfaatan platform digital media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.
Ketua kelompok PLK UNY Entin Listiani mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“Melalui rebranding digital ini, kami ingin membantu UMKM tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kami berharap inovasi sederhana seperti perbaikan kemasan dan pemasaran digital bisa memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan,” jelas Entin, Senin (27/4/26).
Entin meneruskan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis. Namun juga partisipatif dengan melibatkan pemilik usaha dalam setiap proses, sehingga hasilnya bisa berkelanjutan.
Sementara itu, pemilik usaha rengginang merek Leo, Iswanta mengapresiasi pendampingan yang diberikan para mahasiswa PLK UNY. Menurutnya, program ini memberikan wawasan baru baginya di mana hal tersebut belum pernah dia terapkan dalam menjalankan usahanya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi lebih memahami pentingnya tampilan produk dan cara memasarkan secara online. Sekarang produk kami terlihat lebih menarik dan siap bersaing,” ungkap Iswanta.
Ia berharap, pendampingan semacam ini bisa terus berlanjut agar UMKM di wilayahnya semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLK UNY tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Mereka juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Program rebranding digital ini diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM di Dusun Duwet untuk bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta poin 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Dengan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan para pelaku UMKM lokal mampu naik kelas dan menjadi pilar penting dalam perekonomian daerah.(Arumi)










