Categories: Terkini

Masa Pandemi, Harus Cermat Memilih Investasi dan Asuransi

Advertisements

JAKARTA – Kondisi perekonomian dunia diramalkan terus membaik hingga akhir tahun 2021 ini. Perbaikan kondisi ekonomi tersebut tak hanya terjadi di negara maju saja, melainkan juga akan terjadi di semua negara, termasuk Indonesia. Bahkan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini diproyeksi bisa mencapai 5,9%.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) Michael T. Tjoajadi, pada sebuah webinar tentang pengelolaan keuangan dan asuransi, pekan lalu.

“Saya optimistis, pemulihan ekonomi juga akan terjadi di Indonesia, seiring optimisme pasca pelaksanaan vaksin Covid-19, pelan tapi pasti, akan tercipta herd immunity di Indonesia dan seluruh dunia,” ungkap Michael.

Michael menambahkan, daya beli masyarakat di beberapa negara mulai mengalami peningkatan, seiring dengan menggeliatnya perekonomian dunia. Harga berbagai komoditi, seperti minyak, batubara, nikel, CPO, dan lainnya diperkirakan akan mengalami kenaikan. Demikian pula sektor usaha akan kembali beroperasi dan meningkatkan produksi, yang selanjutnya berdampak pada kebutuhan SDM, serta peningkatan penghasilan karyawan. Semua indikator tersebut menunjukkan bahwa orang mulai membelanjakan uang, termasuk memulai kembali berinvestasi.

“Semua bergerak, inflasi akan mulai bergerak, daya beli membaik, suku bunga harus adjust dari tingkat inflasi, laba perusahaan publik juga mengalami kenaikan, dan otomatis akan berdampak pada kenaikan harga saham,” paparnya.

Namun, lanjut Michael, investor harus pintar dalam memilih jenis instrumen investasi dalam portofolionya. Sebab, tidak semua sektor usaha bergerak positif. Ada sektor yang masih stagnan, serta mengalami kerugian. Begitupula dalam memilih asuransi, disarankan memilih perusahaan yang terbukti memberikan layanan serta fitur optimal dalam memberikan proteksi kesehatan dan jiwa kepada nasabah.

Direktur PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) Joshua Rudi Nugraha mengungkapkan, adanya pandemi ternyata tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berasuransi. Bahkan sebaliknya, selama pandemi, perusahaan asuransi mengalami peningkatan premi, serta peningkatan klaim. Hal itu dikarenakan, pandemi ini menyadarkan masyarakat pentingnya berasuransi untuk memitigasi risiko masa depan.

Berdasarkan hasil riset dari Accenture, kebutuhan dasar seseorang sudah berubah kepada personal health, health of friend and family, dan financial security. Karena itu, seseorang harus memiliki pondasi perencanaan keuangan yang tetap dan pilihannya adalah perlindungan asuransi atau proteksi.

“Kesehatan adalah hal yang utama. Saat pandemi sekarang ini, telah mengubah mindset masyarakat. Mereka berorientasi pada kesehatan pribadi, keluarga dan teman-temannya. Terjadi shifting, di mana prioritas berubah. Kesehatan, obat, vitamin, yang dulunya tidak masuk kebutuhan utama, sekarang sudah wajib harus ada dalam sebuah keluarga,” papar Joshua.(tim redaksi)

admin

Recent Posts

Produk Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…

2 hari ago

Pengguna MRT Memperoleh Perlindungan Kecelakaan Hingga Rp100 Juta Jika Beli Tiket Langganan

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bekerja sama dengan PT MRT Jakarta…

2 hari ago

Melalui Program El Nino Survival Scholarship, BMM Dorong Pendidikan Setara

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) memberikan beasiswa pendidikan…

5 hari ago

Dekat dengan Dunia Industri, Kolaborasi ITN Yogyakarta dan Telkomsel Hadirkan Ruang Pengembangan Talenta Digital

YOGYAKARTA - Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) sebagai langkah bersama…

5 hari ago

Beri Apresiasi ke Nasabah, AXA Mandiri Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Hari Pelanggan 2026

JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan beragam bentuk apresiasi bagi nasabah…

1 minggu ago

Sesuai Prinsip Maqashid Syariah, Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung

BANDUNG - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan…

1 minggu ago