Categories: DagangTerkini

Bidik Sektor Logistik, PT GSS Gandeng PT Aviasi Jaya Indonesia

Advertisements

JAKARTA – Permasalahan dasar logistik di Indonesia berkaitan dengan biaya tinggi dan durasi pengiriman yang lama. Selama ini, sebagian besar perusahaan logistic (forwarding) hanya menggunakan kombinasi solusi logistik laut dan darat. Akibatnya, trade-off berbiaya tinggi untuk pengiriman lebih cepat.

Kondisi tersebut disadari oleh PT Aviasi Jaya Indonesia. Karenanya, perusahaan yang bergerak dibidang system informasi teknologi untuk penyediaan layanan air cargo marketplace tersebut menggandeng PT Global Sukses Solusi Tbk (PT GSS) atau lebih dikenal dengan RUN System.

“Kondisi kepulauan Indonesia membutuhkan mobilitas dan aksesibilitas moda transportasi yang tinggi untuk proses logistik. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi solusi logistik masa depan,” ungkap Direktur Utama PT GSS Sony Rachmadi Purnomo, Kamis (30/09/2021).

PT GSS sendiri telah mengikat dengan perjanjian kerja sama dengan perusahaan bermerek dagang AVTER tersebut pada Senin (27/09/2021). Penandatangan kerja sama dilakukan Direktur Utama PT GSS Sony Rachmadi Purnomo dengan Giovanni Henggar Setyantoro, selaku Direktur PT Aviasi Jaya Indonesia. Hadir pula perwakilan manajemen kedua belah pihak. Di antaranya, Komisaris PT GSS Febri Diansyah, Direktur PT GSS Nizar, Komisaris PT Aviasi Jaya Indonesia Sofyan Danu Siswantoro dan CTO PT Aviasi Jaya Indonesia Nadeem Abdur Rasheed.

Sony menyampaikan, kerja sama tersebut akan menambah fitur dan layanan yang didapatkan pengguna RUN System melalui integrasi system. Khususnya di modul logistic dan distribution dengan ekosystem cargo dan logistic yang dimiliki AVTER  dan MileApp. “Otomatis memperluas ekosistem RUN System melalui kolaborasi tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Giovanni berharap kolaborasi tersebut mampu menjembatani layanan pengiriman secara port of port sebagai bagian dari ekosistem logistik yang akan dibangun bersama RUN System.

“Kami mengembangkan booking system untuk layanan cargo, baik pesawat komersil maupun pesawat kargo,” ujar Giovanni.

Sebelumnya, pada Juni 2021, PT GSS menggandeng MileApp, platform yang mengedepankan teknologi pada navigasi dan adaptive workforce management. Tidak hanya di Indonesia, MileApp juga memiliki pengguna di Australia. (****)

admin

Recent Posts

Perkara Perdata Nurma Handika Sari Bergulir, Praktisi Hukum Nilai Dasar tuntutan Terhadap Bank

PURWOKERTO - Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dijadwalkan kembali menggelar sidang perkara perdata dengan tergugat utama…

3 hari ago

Tren Positif, Bank Muamalat Catat Produk Pembiayaan Multiguna iB Hijrah terus Tumbuh

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat tren positif pada produk pembiayaan Multiguna iB…

3 hari ago

Gandeng LAZNAS BMM dan LAZNAS Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Hadirkan Program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat…

6 hari ago

Tersedia iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Telkomsel Lengkapi Pilihan Bundling Halo dan SIMPATI bagi Pelanggan

JAKARTA - Telkomsel menghadirkan pilihan bundling Halo dan SIMPATI untuk iPhone 18 Pro dan iPhone…

6 hari ago

BEA CUKAI JOGJA, GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN SEKITAR 4,2 KILOGRAM EMAS, BERNILAI SEKITAR 11 MILYAR, DI BANDARA YIA

YOGYAKARTA – Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya pengeluaran 4.266 gram atau sekitar 4,2 kilogram padatan…

6 hari ago

Produk Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas…

1 minggu ago