Walikota Jogja Tinjau 3 TPS Di Jogja
YOGYAKARTA – Apresiasi untuk semua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di kota Yogyakarta, yang berusaha menarik minat warga masyarakat untuk mendatangi TPS (Tempat Pemungutan Suara). Seperti TPS 12 Kelurahan Panembahan, Kemantren (kecamatan) Kraton, Yogyakarta, yang menggunakan bangunan heritage dan petugasnya mengenakan busana jawa Gagrak Ngayogyakarta. Demikian disampaikan Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo , ketika meninjau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 12, ndalem Tjokronegaran, Kelurahan. Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Rabu (14/2/2024).
“Antusias masyarakat, tampak dari banyaknya masyarakat yang mendatangi beberapa TPS, pagi tadi, seperti di TPS 21, Kelurahan Muja-muju, Kemantren Umbulharjo, TPS 18, Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman dan TPS 12, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta. Harapannya Pemilu berlangsung dengan lancar, damai, guyub, rukun” tambah Singgih.
Pada kesempatan yang sama Kapolresta Yogyakarta, Kombes. Pol. Aditya, menjelaskan bahwa Polresta Yogyakarta menerjunkan sekitar 1.120 personil polisi yang menjaga keamanan khususnya di TPS, yang jumlahnya 1.298 lokasi, dengan status rawan 19 TPS, status khusus 14 TPS dan 1.265 TPS kurang rawan.
“Polri bersama TNI dan Pemkot berusaha menjaga keamanan selama berlangsungnya pemungutan suara di kota Yogyakarta, agar berjalan baik, aman, tenteram, lancar dan tidak terjadi gangguan yang dapat merusak Pemilu.
Seperti diketahui Walikota Yogyakarta bersama Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Yogyakarta, melakukan peninjauan di beberapa TPS, diantaranya TPS 21 Kelurahan Muja–muju Kemantren Umbulharjo, , TPS 18, Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman dan TPS 12 Kelurahan Panembahan Kemantren Kraton Kota Yogyakarta. (Norwind/ Tim Redaksi)











