Prodi Psikologi menggelar diskusi dengan para mitra.

Untuk Mendukung Program MBKM, Prodi Psikologi FKIK UNJA Gandeng 25 Mitra

Advertisements

JAMBI – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) menggelar diskusi dan evaluasi proses magang serta penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) serta penandatangan kerja sama (PKS) dengan beberapa mitra FKIK di Ruang Skill Lab FKIK UNJA Kampus Buluran, Kamis (30/6/2022). Langkah tersebut sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan dibuka Dekan FKIK UNJA Dr. dr. Humaryanto, SP.OT.,M.Kes dan dihadiri 25 mitra FKIK, yakni Polda Jambi, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi, PPA Kota Jambi, Panti BRSAMPK, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia  (PKBI), Pusat Layanan Autis, Panti Lansia Budi Luhur, Panti Bina Anak, Wanita, dan Eks Psikotik, Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Mulia, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi,  Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Jambi.

Selain itu, ada juga Pusat Rehabilitas Al Jannah Jambi, Tkit An Nahl Jambi, Tk Al Agsa Jambi, Tk Al Azhar 57 Jambi, SLB Sri Sudewi Jambi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jambi, Dinsos Provinsi Jambi, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jambi, PT. WKS Jambi, PT. Rimba Hutani Jambi, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VI Jambi. Kemudian, ada Ikatan Alumni Psikologi UNJA, PT. Lontar Papyrus Jambi, dan IPC Cabang Jambi.

Dekan FKIK, Dr. dr. Humaryanto, SP.OT.,M.Kes mengatakan, kegiatan tersebut diinisiasi Prodi Psikologi untuk menjalankan program MBKM yang memang membutuhkan lahan dan sarana pendidikan lainnya tidak hanya di kampus, tetapi juga di luar kampus.

“Dengan MBKM bisa menambah pengetahuannya, menambah kompetensi mahasiswa, khususnya skill dan praktik di lapangan. Saya berharap mudah-mudahan ke depannya prodi-prodi lainnya bisa mengikutinya, mungkin ada yang belum melaksanakan MBKM secara penuh dengan ini bisa mencontoh apa yang dilakukan Prodi Psikologi,” papar Dr. Humaryanto.

Selain itu, lanjut Dr. Humaryanto, bagi mahasiswa ini merupakan tantangan yang dituntut masyarakat dan dunia kerja, sehingga kegiatan seperti ini bisa menjadi lahan pembelajaran pada mahasiswa dan ke depannya bisa mempunyai daya saing yang baik dalam dunia pekerjaan.

“Dalam kerja sama ini, kami mengundang teman-teman yang mempunyai komitmen dan mendapatkan respons yang baik, sehingga bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Budi Firdaus Darmasila, S.Farm., A,pt plt. menyambut baik penandatangan MoA dan PKS tersebut, karena sebelumnya ada mahasiswa UNJA yang magang di BNN Provinsi Jambi.

“Berkaitan dengan MoA hari ini, beberapa tahun belakang ada MoU dan sudah ada yang magang BNN. Ini merupakan tujuan yang baik dari visi-misi UNJA terkait dengan ilmu Kesehatan. Bagaimana UNJA tidak hanya fokus pada pendidikan di kampus, tetapi mahasiswa bisa mengemplemtasikan bagaimana situasi yang sebenarnya,” ungkap Budi Firdaus.

Budi Firdaus melanjutkan, kemampuan di lapangan harus diasah, karena pengalaman kerja yang dibutuhkan. Menurutnya, intelektual nomor satu, tetapi pengalaman kerja akan dilihat bagaimana mahasiswa bisa ber-atitude, bagaimana mahasiswa mengerjakan suatu pekerjaan dengan rentan waktu yang ditentukan.

“Kita mendukung untuk ke depannya, bagaimana bisa menghasilkan mahasiswa lebih baik, sehingga saat selesai kuliah dan memasuki dunia kerja, sudah siap bekerja dan menyalurkan ilmu yang dia punya,” katanya. (tim redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *